Skripsi
Peningkatan kemampuan kerjasama melalui kegiatan outbound pada Krlompok B di TK Al Hidayah Kelurahan Klampok Kecamatan Sanan Wetan Kpta Blitar / Khalimatus Sa\'diyah
Abstrak
Sa diyah Khalimatus. 2014. Peningkatan Kemampuan Kerjasama melalui Kegiatan Outbound pada Kelompok B di TK Al Hidayah Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Kentar Budhojo M.Pd (II) Prof. Dr. H. M. Zainuddin M.Pd. Kata Kunci kemampuan kerjasama kegiatan outbound. Kerjasama merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan anak sebagai bekal anak untuk kehidupan selanjutnya. Hasil observasi pada anak kelompok B di TK Al Hidayah Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar menunjukkan kemampuan kerjasama anak masih belum optimal. Hal ini diperkuat dengan 12 anak (75%) dari 16 anak masih bersikukuh terhadap keinginan masing-masing. Penyebabnya adalah metode yang selama ini digunakan guru masih klasikal dan perangsangan yang diberikan hanya berlokasi di area indoor. Maka perlu diadakan penelitian untuk menemukan pemecahan masalah melalui penelitian tindakan kelas dengan kegiatan outbound. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan kegiatan outbound untuk meningkatkan kemampuan kerjasama pada kelompok B di TK Al Hidayah Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar (2) Apakah ada peningkatan kemampuan kerjasama melalui penerapan kegiatan outbound pada kelompok B di TK Al Hidayah Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar . Penelitian menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Pada setiap siklus meliputi perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subyek penelitian yaitu kelompok B TK Al Hidayah Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar sebanyak 16 anak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman observasi dan dilengkapi dengan dokumentasi foto. Analisis data penelitian yang dipakai adalah deskriptif kualitatif. Kegiatan outbound merupakan kegiatan yang dilakukan di luar ruangan dengan menggunakan permainan mengipas balon dan transfer water. Setiap permainan dilakukan secara berkelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas kemampuan kerjasama anak. Hal ini dapat diketahui dari hasil penelitian pada siklus I sebesar 37 6%. Kemudian pada siklus II kemampuan sudah lebih meningkat yaitu menjadi 78 2%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan outbound dapat diterapkan dan dapat meningkatkan kemampuan kerjasama kelompok B sehingga disarankan 1) Peneliti lanjutan agar mencoba penelitian melalui kegiatan outbound untuk mengembangkan aspek perkembangan anak lainnya 2) Bagi guru TK agar menerapkan kegiatan outbound dan menambah kegiatan lainnya untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak 3) Bagi kepala sekolah agar mensosialisasikan pengembangan metode belajar salah satunya melalui kegiatan outbound di TK yang dipimpinnya dalam peningkatan kemampuan sosial emosional anak usia dini dalam hal bekerjasama dengan teman.