Skripsi
Analisis kesalahan karangan argumentasi siswa kelas V SDN Gugus III Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang / Evi Setiawati Rahayu
Abstrak
Rahayu Evi Setiawati. 2014. Analisis Kesalahan Karangan Argumentasi Siswa Kelas V SDN Gugus III Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Achmad Taufiq M.Pd (II) Muh. Arafik S.Pd M.Pd. Kata Kunci Analisis Kesalahan Karangan Argumentasi SD. Keterampilan menulis merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa yang cukup kompleks. Keterampilan menulis dikatakan kompleks karena penggunaan aspek kebahasaan seperti bentukan kata diksi dan kalimat perlu disusun secara efektif. Penerapan ejaan dan tanda baca perlu dilakukan secara tepat dan fungsional. Keterampilam menulis diajarkan dengan tujuan agar siswa mempunyai kemampuan dalam menuangkan ide gagasan pikiran pengalaman dan pendapat dengan benar. Berkaitan dengan itu maka diperlukan pembahasan mengenai analisis kesalahan pada karangan siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan analisis kesalahan-kesalahan karangan argumentasi siswa yang mencakup penulisan alinea kalimat diksi atau pilihan kata huruf kapital ejaan tanda baca pengembangan ide dan sebagainya. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian siswa kelas V SDN gugus III Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang yang berjumlah 236 siswa. Sampel yang diteliti sebesar 10% dari jumlah populasi yaitu 24 siswa. Instrumen yang digunakan adalah dokumentasi yang berupa hasil karangan argumentasi siswa angket siswa serta pedoman wawancara. Analisis data menggunakan analisis kualitatif yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kesalahan karangan argumentasi siswa terutama terletak pada penjabaran ide ke dalam bentuk kalimat dan paragraf merangkai paragraf-paragraf menjadi satu kesatuan yang utuh perbedaan ide pokok dan ide penjelas pemilihan kata penggunaan huruf kapital penggunaan tanda baca dan penyusunan kalimat. Berdasarkan uraian di atas peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa masih sedikit siswa yang mampu menghasilkan karangan argumentasi yang baik dengan mengembangkan gagasan yang sesuai dengan kriteria paragraf yang baik kurang memperhatikan pilihan kata ejaan dan tanda baca. Sedangkan untuk topik judul dan publikasi tulisan siswa hal tersebut menunjukkan hasil yang cukup baik. Saran yang dapat diberikan yaitu untuk dapat menghasilkan sebuah tulisan yang baik perlu berlatih berulang-ulang karena keterampilan menulis tidak datang secara instan melainkan membutuhkan proses. Siswa juga perlu dibiasakan untuk gemar membaca.