Skripsi
Problema guru dalam menerapkan pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SDN Gugus 2 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang / Vina Gayu Buana
Abstrak
Buana Vina Gayu. 2014. Problema Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas IV SDN Gugus 2 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Wayan Sutama M.Pd. (II) Dra. Murtiningsih M.Pd. Kata Kunci problema pembelajaran pembelajaran tematik terpadu SD Kebijakan pemerintah dalam kurikulum 2013 bahwa kelas IV SD pembelajarannya menerapkan pembelajaran tematik terpadu. Dalam penerapannya seharusnya guru dapat menerapkan pembelajaran tematik terpadu sesuai dengan kebijakan tersebut. Namun berdasarkan hasil wawancara awal terhadap guru yang tergabung di SDN Gugus 2 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang ditemukan hasil bahwa guru mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian tentang problema pembelajaran tematik terpadu dengan fokus penelitian antara lain (1) pelaksanaan pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan saintifik (2) problema yang dijumpai oleh guru ketika membuat perencanaan pembelajaran tematik terpadu (3) melaksanakan pembelajaran tematik terpadu dan (4) ketika memberikan penilaian pembelajaran tematik terpadu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian pada penelitian ini yaitu guru SDN se Gugus 2 Kecamatan Kedungkandang. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan instrumen pendukung pedoman observasi pedoman wawancara catatan lapangan. Teknik analisis data melalui aktivitas reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan pendekatan saintifik terdapat pada aktivitas mengamati menanya mengumpulkan informasi mengolah informasi dan mengomunikasikan. (2) Ketika membuat perencanaan guru menjumpai problema antara lain merumuskan tujuan pembelajaran terutama dalam menyantumkan unsur B (Behaviour) menentukan kriteria penilaian menentukan/membuat bahan ajar terutama dalam membuat LKS (Lembar Kerja Siswa) dan tidak lengkapnya guru dalam menuliskan komponen RPP berupa penilaian. (3) Problema yang dijumpai guru ketika melaksanakan pembelajaran tematik terpadu yaitu guru mengalami kesulitan dalam hal menyajikan materi karena guru kurang memahami konsep pembelajaran tematik terpadu sehingga pembelajarannya tidak menerapkan tematik terpadu menggunakan alokasi waktu pembelajaran dan mengelola kelas terutama dalam membimbing peserta didik. (4) Problema yang dijumpai guru ketika memberikan penilaian pembelajaran tematik terpadu yaitu memberikan penilaian sikap kepada peserta didik dan mengolah nilai ke dalam raport. Berdasarkan temuan dan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa guru kurang memahami konsep pembelajaran tematik terpadu sehingga guru masih mengalami problema. Oleh karena itu disarankan kepada guru untuk membaca juknis dan bagi Dinas Pendidikan setempat untuk mengadakan pelatihan tentang pembelajaran tematik terpadu