Skripsi
Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan mozaik kulit jagung berwarna untuk anak kelompok usia 4-5 tahun di PAUD Pelangi Kota Blitar / Yovita Ana Purwanti
Abstrak
Purwanti Yovita Ana. 2014. Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mozaik Kulit Jagung Berwarna Untuk Anak Kelompok Usia 4-5 Tahun Di PAUD Pelangi Kota Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program Studi S1 PGSD FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Made Seken M.Pd (II) Suminah S.Pd. M.Pd. Kata kunci kemampuan motorik halus mozaik kulit jagung berwarna anak usia dini. Kemampuan motorik halus adalah kemampuan gerak yang hanya melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu saja dan dilakukan oleh otot-otot kecil seperti keterampilan menggunakan jari jemari tangan dan gerakan pergelangan tangan yang tepat. Diperlukan sebuah proses pembelajaran yang dapat menciptakan situasi pembelajaran yang menyenangkan bagi anak sehingga dapat meningkatkan kemampuan motorik halusnya. Untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak yaitu melalui kegiatan mozaik kulit jagung berwarna. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kegiatan mozaik kulit jagung berwarna (2) mendiskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok usia 4-5 tahun. Penelitian yang dilakukan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus yang dilaksanakan melalui (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan dan (4) refleksi. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan motorik halus anak pada (1) siklus I mencapai 60% yang tuntas dan 40% dinyatakan belum tuntas (2) siklus II mencapai 100% sudah tuntas. Sehingga didapat peningkatan kemampuan motorik halus anak dari siklus I ke siklus II sebesar 40% Sehingga disimpulkan bahwa kegiatan mozaik kulit jagung berwarna dapat meningkatkan aktivitas guru dan anak serta meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok usia 4-5 tahun di PAUD Pelangi kota Blitar. Untuk itu disarankan bagi (1) sekolah sekolah melalui kepala sekolah agar lebih memotivasi guru-guru kelas supaya mau meningkatkan kreativitas dalam mengadakan kegiatan pembelajaran. (2) peneliti agar tetap menambah pengetahuan dan wawasan dalam kegiatan mozaik bahwa selain dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak juga dapat meningkatkan aspek perkembangan anak lainnya. (3) guru agar terus meningkatkan peran guru dalam menjaga rentang konsentrasi dan fokus anak