Skripsi
Penerapan bermain voucher belanja untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar operasi hitung campuran pada siswa kelas IV SDN Junrejo 01 Batu / Neny Izatullaili Rahmawati
Abstrak
Rahmawati Neny Izatullaili. 2014 .Penerapan Bermain Voucher Belanja Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Operasi Hitung Campuran Pada Siswa Kelas IV SDN Junrejo 01 Batu Skripsi Jurusan KSDP Program Studi S1 PGSD FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Tomas Iriyanto S.Pd. M. Pd (II) Dra. Endang Setyo Winarni M.Pd. Kata kunci Bermain Voucher Belanja Operasi Hitung Campuran Pembelajaran. Media pembelajaran adalah segala sesuatu alat (benda) yang digunakan untuk memperagakan fakta konsep prinsip atau prosedur tertentu agar tampak lebih nyata atau konkret dari pengirim pesan kepada penerima sehingga terjadi proses belajar. Salah satu Media sederhana yang bisa dipergunakan yaitu Voucher belanja. Berdasarkan hasil observasi lapangan beberapa saat yang lalu ( Rabu Tanggal 18 September 2013) diketahui bahwa sebagian besar siswa kelas IV SDN Junrejo 01 Batu belum menguasai konsep operasi hitung campuran. Hal ini diuji menggunakan Pre Test sebanyak 5 soal untuk semua siswa. Hasilnya baru 30% siswa mendapat nilai di atas 60. Sisanya mendapat nilai 60 dan di bawah 60. Dengan pembelajaran bermain voucher belanja diharapkan dapat mengatasi masalah yang ada di SDN Junrejo 01 khususnya kelas IV. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) bagaimanakah penerapan bermain voucher belanja 2) bagimanakah peningkatan aktivitas belajar siswa kelas IV SDN Junrejo 01 Batu setelah diterapkan bermain voucher belanja dan 3) bagaimanakah peningkatan hasil belajar operasi hitung campuran pada siswa kelas IV SDN Junrejo 01 Batu setelah bermain voucher belanja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitiannya yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bersiklus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi tes wawancara catatan lapangan dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran bermain voucher Belanja lembar observasi aktivitas siswa soal tes pedoman wawancara. Penerapan guru dalam pembelajaran bermain voucher telah dilakukan sesuai langkah-langkah yang direncanakan yaitu meliputi tahap persiapan tahap pelaksanaan pemanfaatan media dan penutup. Peningkatan ini ditunjukkan pada peran guru dalam pembelajaran aktivitas siswa terhadap media suasana pembelajaran yang berrlangsung pengelolaan kelas yang meningkat dari tiap-tiap siklus. Perolehan skor guru dalam pembelajaran bermain peran dengan menggunakan media voucher pada siklus I pertemuan 2 diperoleh 68 72% dan meningkat pada siklus II pertemuan 2 menjadi 89 58%.. Aktivitas siswa Kelas IV SDN Junrejo 01 Batu setelah dibelajarkan bermain voucher pada pembelajaran Matematika meningkat. Peningkatan ini dapat dilihat dari perolehan aktivitas belajar siswa pada siklus I diperoleh rerata 59 05% dan meningkat pada siklus II menjadi 77 3%. Hasil belajar siswa Kelas Kelas IV SDN Junrejo 01 Batu setelah dibelajarkan menggunakan teknik bermain voucher pada pembelajaran Matematika meningkat. Peningkatan ini ditunjukkan dengan perolehan siklus I dapat dianalisis siswa yang tuntas belajar sebanyak 21 siswa atau 65 6% dengan kriteria yang masih kurang sedangkan untuk siklus II siswa yang tuntas belajar sebanyak 29 siswa atau 90 6% dengan rata-rata nilai individu 77 8 kriteria sangat baik