Skripsi
Implementasi model learning cycle untuk meningkatkan pembelajaran IPA pada materi pesawat sederhana di kelas V SDN Sawojajar 2 Malang / Bunga Lena Mayangsari
Abstrak
Lena Bunga. 2014. Implementasi Model Learning Cycle Untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA Pada Materi Pesawat Sederhana Di Kelas V SDN Sawojajar 2 Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Heru Agus Tri widjaja M.Pd (II) Dra. Sri Estu Winahyu M.Pd. Kata Kunci Pembelajaran IPA Learning Cycle Model Learning Cycle merupakan model pembelajaran yang membantu mengembangkan sikap ilmiah siswa karena siswa dilibatkan secara aktif dalam pembelajaran. Dari hasil observasi di SDN Sawojajar 2 diperoleh temuan bahwa dalam pembelajaran IPA guru belum memberi kesempatan kepada siswa untuk menemukan konsep sendiri melalui kegiatan pengalaman-pengalaman langsung. Siswa hanya diajak untuk tanya jawab. Aktivitas siswa hanya terbatas mendengarkan informasi dan mengerjakan soal. Akibatnya hasil belajar siswa pada ulangan tengah semester menunjukkan bahwa 62 22% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Learning Cycle pada pembelajaran IPA. Serta aktivitas dan hasil belajar siswa selama implementasi model Learning Cycle. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualitatif artinya laporan dipaparkan melalui interpretasi dan pengkajian secara mendalam setiap masalah. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dokumentasi dan observasi disertai dengan instrumen yang berupa lembar observasi guru dan aktivitas siswa. Analisis data adalah kegiatan mengatur mengurutkan mengelompokkan memberi tanda/kode dan mengkategorikan data. Hasil penelitian menyatakan model ini yang terdiri engagement exploration explanation elaboration dan evaluation telah meningkat dari 81% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II. Sedangkan aktivitas belajar meningkat dari siklus I sebesar 68% pada siklus II meningkat menjadi 70%. Dan untuk hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan. Ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 35 94% dan pada siklus II meningkat menjadi 94 25%. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa implementasi model Learning Cycle dapat meningkatkan pembelajaran ditandai dengan meningkatnya aktivitas dan hasil belajar siswa. Untuk itu disarankan agar model Learning Cycle dapat diterapkan pada pembelajaran IPA. Pada model ini efektifitas waktu sebelum penerapan Learning Cycle manajemen waktu harus direncanakan.