Skripsi
Pengaruh variasi elektromagnet pada aliran bahan bakar terhadap daya mesin dan emisi gas buang pada sepeda motor Honda Beat PGM-FI / Pungki Widi Utomo
Abstrak
Utomo Pungki W. 2014. Pengaruh Variasi Elektromagnet Pada Aliran Bahan Bakar Terhadap Daya Mesin Dan Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor Honda Beat PGM-FI. Skripsi JurusanTeknikMesin FakultasTeknik UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ir. Mustaman M.Pd. (II) Drs. H. Sumarli M.Pd. M.T. Kata Kunci Elektromagnet Daya Mesin Gas Buang Peningkatan pengguna kendaraan bermotor khususnya sepeda motor selalu meningkat tiap tahunya. Keadaan tersebut membuat para produsen sepeda motor saling bersaing untuk memberikan inovasi baru demi kenyamanan. Salah satu produsen yang memberikan inovasi adalah Honda dengan salah satu inovasinya yaitu PGM-FI yang merupakan sistem pemasukan bahan bakar dengan cara injeksi yang menggantikan sistem bahan bakar konvensional. Disadari atau tidak pertambahan jumlah sepeda motor yang diproduksi dan digunakan oleh konsumen menimbulkan banyak masalah diantaranya adalah meningkatnya polusi udara karena emisi gas buang sisa hasil pembakaran bahan bakar yang tidak sesuai. Hal tersebut terjadi karena sifat fisik molekul bahan bakar tidak sesuai dan tidak homogen. Berawal dari permasalahan tersebutpenulis berinisiatif untuk membuat penelitian tentang penyempurnaan pembakaran dengan cara pemasangan elektromagnet pada aliran bahan bakar pada sepeda motor dengan teknologi yang terbaru yaitu PGM-FI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan elektromagnet terhadap daya mesin dan emisi gas buang. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Sepeda Motor VEDC Malang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik menggunakan metode One Way Anova dengan bantuan SPSS 16 For Windows. Hasil penelitian yang didapat pada penelitian tersebut ialah rerata selisih daya mesin tanpa menggunakan variasi elektromagnet dengan elektromagnet A sebesar (0 536 Hp) dengan elektromagnet B sebesar (0 398 Hp) dan dengan elektromagnet C sebesar (0 325 Hp). Untuk kadar CO dalam emisi gas buang pada mesin tanpa variasi elektromagnet dengan elektro magnet A mempunyai selisih penurunan sebesar (0 10 %vol) dengan elektromagnet B selisih penurunan sebesar (0 03 %vol) dan dengan menggunakan elektromagnet C mempunyai selisih penurunan sebesar (0 06 %vol). Selanjutnya untuk kandungan gas HC pada emisi gas buang mesin tanpa elektromagnet dengan elektro magnet A mempunyai selisih penurunan sebesar (11 92 ppm) dengan elektromagnet B selish penurunan sebesar (6 19 ppm) dan dengan menggunakan elektromagnet C mempunyai selisih penurunan sebesar (5 08 ppm). Berdasarkan hasil penelitian diatas dan setelah dilakukan analisis data dapat disimpulkan bahwatidak terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan variasi elektromagnet terhadap daya mesin dan emisi gas buang pada sepeda motor honda Beat PGM-FI. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan elektromagnet dengan kuat medan magnet yang lebih kuat dan menggunakan jenis bahan bakar yang berbeda.