Skripsi
Strategi pengembangan kecerdasan interpersonal pada siswa tunagrahita di SDN Inklusi Junrejo 1 Batu / Shara Nurrahmi
Abstrak
Nurrahmi Shara. 2014. Strategi Pengembangan Kecerdasan Interpersonal pada Siswa Tunagrahita di SDN Inklusi Junrejo 1 Batu. Skripsi. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Abdul Huda M.Pd. (II) Dra. Sudarsini M.Pd. Kata Kunci Kecerdasan Interpersonal Tunagrahita Sekolah Inklusi. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan Undang-Undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pendidikan nasional memiliki peran dalam mengembangkan potensi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Salah satu jenis ABK adalah siswa tunagrahita yang mengalami hambatan interpersonal karena rendahnya IQ. Dalam penerapannya lembaga pendidikan yang memfasilitasi pengembangan potensi siswa tunagrahita ada dua jenis yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi. Sekolah inklusi adalah sekolah reguler yang menerima anak berkebutuhan khusus untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas secara bersama-sama dengan siswa reguler. Sekolah inklusi juga memberikan kesempatan bagi siswa tunagrahita dalam mengembangkan kecerdasan interpersonalnya melalui interaksi sosial dengan teman sebaya yang tidak mengalami hambatan. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pengembangan kecerdasan interpersonal pada siswa tunagrahita (2) hambatan yang dialami tim guru pada proses pengembangan kecerdasan interpersonal pada siswa tunagrahita dan (3) solusi dari hambatan yang dialami tim guru pada proses pengembangan kecerdasan interpersonal pada siswa tunagrahita. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dilaksanakan di SDN Inklusi Junrejo 1 Batu dengan subjek siswa tunagrahita ringan. Penelitian kualitatif ini menggunakan teknik snowball sampling atau teknik penyerahan informan melalui wawancara observasi dan studi dokumentasi. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kecerdasan interpersonal pada siswa tunagrahita mengalami tiga tahapan yakni perencanaan pelaksanaan dan evaluasi. Pada perencanaan ditemukan hambatan berupa tidak tercapainya pembuatan Program Pembelajaran Individual (PPI) untuk semua siswa sedangkan pada pelaksanaanya ditemukan hambatan berupa jumlah siswa yang tidak sesuai dengan ketentuan jumlah siswa dalam Kelas Inklusi Ramah Terhadap Pembelajaran (KIRP). Untuk itu dilaksanakan evaluasi harian untuk melaporkan pembelajaran yang telah terlasana dan mengkoreksi kembali segala aspek yang dapat ditingkatkan pada pelaksanaan selanjutnya. 12288 12288 12288 12288 Strategi pengembangan kecerdasan interpersonal siswa tunagrahita dilaksanakan dengan mengintegrasikan aspek-aspek kecerdasan interpersonal melalui berbagai kegiatan sekolah. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa hambatan yang dialami tim guru serta solusi dari hambatan-hambatan tersebut. Peranan kerja sama antara tim guru dan orang tua sangat penting dalam pengembangan kecerdasan interpersonal siswa tunagrahita. Tim guru berfungsi sebagai perencana pelaksana dan evaluator di sekolah sedangkan orang tua juga berfungsi sebagai pelaksana dan pengamat perkembangan siswa sebagai informasi tambahan dalam siklus perencanaan selanjutnya. 12288 12288 12288 12288 Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah (1) kepala sekolah hendaknya melibatkan guru ahli serta memberikan batasan waktu dan sanksi keterlambatan pengumpulan PPI yang menjadi tanggung jawab GPK (2) guru hendaknya ikut lebih sering memberikan sosialisasi terntang perkembangan dan kebutuhan siswa pada orang tua siswa melalui buku penghubung dan (3) peneliti lain hendaknya membaca lebih banyak referensi sebagai acuan tambahan dalam menganalisis data.