Skripsi
Pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap keaktifan siswa dan hasil belajar pemrograman WEB kelas X Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 4 Malang / Budi Darmawan
Abstrak
Darmawan Budi. 2013. Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Terhadap Keaktifan Siswa Dan Hasil Belajar Pemrograman Web Kelas X Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak Smk Negeri 4 Malang. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sujono M.T. (II) Heru Wahyu Herwanto S.T. M.Kom Kata kunci Project Based Learning keaktifan siswa hasil belajar pemrograman web Pendidikan merupakan usaha untuk menyiapkan siswa yang dilakukan dengan cara melakukan kegiatan bimbingan pembelajaran dan latihan sebagai bekal hidup di masyarakat. Salah satu prinsip penting dalam pendidikan saat ini adalah guru tidak hanya memberikan suatu pengetahuan pada siswa akan tetapi siswa juga membangun pengetahuan di dalam dirinya sendiri. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi model project based learning dan model Direct Instruction terhadap hasil belajar ranah kognitif afektif dan psikomotorik untuk mengetahui kontribusi model Project Based Learning dan model direct instruction terhadap keaktifan siswa dan untuk mengetahui kontribusi model Project Based Learning dan model Direct Instruction terhadap hasil belajar ranah afektif kognitif dan psikomotorik siswa yang memiliki keaktifan tinggi dan keaktifan rendah. Rancangan penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain penelitian pre test-post test control group desain. Sumber data penelitian ini adalah (1) aktifitas belajar siswa diperoleh dari lembar siswa aktif yang merepresentasikan bahwa seberapa sering siswa menjawab menanggapi dan bertanya (2) hasil belajar siswa pada ranah kognitif afektif dan psikomotorik. Untuk menguji data menggunakan uji validitas uji validitas butir soal uji realibilitas uji tingkat kesukaran dan uji daya pembeda. Untuk uji penelitian menggunakan uji normalitas uji homogenitas varians uji kesamaan dua rata-rata uji t dan uji anava dua jalur. Hasil uji lapangan yang dilaksanakan pada siswa kelas X RPL A dan X RPL C SMK Negeri 4 Malang didapatkan perbandingan rerata hasil belajar ranah kognitif adalah 83 19 78 88 ranah afektif 84 25 81 05 dan ranah psikomotorik 77 66 77 66. Sedangkan dari angket keaktifan dihasilkan 67 64. Dari hasil uji t terdapat perbedaan hasil belajar ranah kognitif dengan signifikansi sebesar 0 009 ranah afektif sebesar 0 000 dan ranah psikomotorik sebesar 0 000. Sedangkan dari hasil analisis anava dua jalur dihasilkan signifikansi diatas 0 05 yang artinya bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar ranah afektif kognitif dan psikomotorik siswa yang memiliki keaktifan tinggi dan rendah. Kesimpulannya adalah berdasarkan uji t yang dilakukan terdapat perbedaan hasil belajar ranah kognitif afektif psikomotorik yang signifikan. Sedangkan berdasarkan hasil uji anava tidak terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar ranah afektif kognitif dan psikomotorik siswa yang memiliki keaktifan tinggi dan keaktifan rendah yang diterapkan model project base learning dan model direct instruction. Sehingga kedua model pembelajaran dapat diterapkan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan guru juga mampu menggunakan model-model pembelajaran yang variatif salah satunya model Project Based Learning dan disesuaikan dengan karakteristik materi ajar dan siswa agar hasil belajar dapat maksimal.