Skripsi
Pengaruh strategi pembelajaran PBMP dan PBMP dipadu TPS terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif biologi siswa kelas XI dengan kemampuan akademik berbeda di Malang / Lailatul Qodria
Abstrak
Qodria Lailatul. 2014. Pengaruh Strategi Pembelajaran PBMP dan PBMP Dipadu TPS terhadap Keterampilan Metakognitif dan Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kelas XI dengan Kemampuan Akademik Berbeda di Malang. Skripsi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Prof. Dr. A. D. Corebima M.Pd (2) Dr. Hadi Suwono M.Si. Kata kunci PBMP TPS keterampilan metakognitif hasil belajar kognitif kemampuan akademik. Rendahnya hasil belajar siswa dari berbagai kemampuan akademik disebab-kan oleh pelaksanaan pembelajaran yang belum memenuhi kaidah konstruktivis dan belum memberdayakan keterampilan metakognitif siswa. Keterampilan meta-kognitif merupakan keterampilan siswa dalam merencanakan tujuan dan strategi belajarnya mengawasi proses belajarnya serta mengevaluasi hasil belajarnya sendiri untuk perbaikan tujuan atau tugas selanjutnya. Siswa yang memiliki pe-nguasaan keterampilan metakognitif akan menjadi pebelajar mandiri dan ber-tanggungjawab atas proses belajarnya sendiri untuk memperoleh hasil belajar yang maksimal. Dengan demikian diperlukan solusi strategi pembelajaran yang dapat memberdayakan keterampilan metakognitif siswa dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa terutama siswa berkemampuan akademik rendah agar tidak tertinggal dari siswa berkemampuan akademik tinggi. Pola pembelajaran Pem-berdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) yang dikembangkan oleh Corebima sudah terbukti memberdayakan keterampilan metakognitif. PBMP dapat diterapkan dengan berbagai strategi pembelajaran salah satunya pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS). Perpaduan PBMP dan TPS akan menambah ke-untungan dalam memberdayakan keterampilan metakognitif sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa terutama siswa berkemampuan akademik rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran PBMP dan PBMP dipadu TPS terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif siswa dengan kemampuan akademik berbeda. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimental design) dalam rancangan faktorial (2x2) dengan pola pretest-posttest unequivalent control group design. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi variabel bebas strategi pembelajaran (PBMP dan PBMP dipadu TPS) variabel moderator kemampuan akademik dan variabel terikat keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA kelas XI tahun ajaran 2013-2014 semester gasal di Malang. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas XI-IPA SMA PGRI 6 Malang sejumlah 12 siswa dan XI-IPA SMA PGRI Kepanjen sejumlah 8 siswa sebagai kelompok perlakuan 1 dengan strategi PBMP untuk kemampuan akademik rendah sedangkan XI-IPA-3 SMA Negeri 6 Malang sejumlah 29 siswa untuk kemampuan akademik tinggi XI IPA-2 SMA Islam Al Ma arif Singosari sejumlah 20 siswa sebagai kelompok perlakuan 2 dengan strategi PBMP dipadu TPS untuk kemampuan akademik rendah sedangkan XI-IPA-3 SMA Negeri 9 Malang sejumlah 35 siswa untuk kemampuan akademik tinggi. Instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas rubrik keterampilan metakognitif dan soal tes hasil belajar kognitif. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji ANAKOVA dengan uji lanjut Least Significant Different (LSD) 0 01. Uji konsistensi keterlaksanaan sintaks strategi pembelajaran dilakukan dengan uji regresi dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran tidak ber-pengaruh terhadap keterampilan metakognitif maupun hasil belajar kognitif. Dalam hal ini dapat dinyatakan bahwa strategi PBMP dan PBMP dipadu TPS memiliki potensi yang tidak berbeda nyata dalam meningkatkan keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif. Kemampuan akademik berpengaruh terhadap keterampil-an metakognitif dan hasil belajar kognitif. Kemapuan akademik tinggi memiliki nilai keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif masing-masing 31 93% dan 33 76% lebih besar daripada kemampuan akademik rendah. Interaksi strategi pembelajaran dan kemampuan akademik berpengaruh terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif. Kelompok kombinasi strategi PBMP dipadu TPS dan kemampuan akademik tinggi memiliki skor keterampilan meta-kognitif dan skor hasil belajar kognitif masing-masing 72 93% dan 80 79% lebih tinggi daripada ketiga kelompok kombinasi lainnya. Terkait dengan hasil penelitian ini perlu dilakukan kajian lebih lanjut tentang keefektifan perpaduan beberapa strategi pembelajaran terutama strategi PBMP dengan strategi pembelajaran yang lain pada jenjang pendidikan yang sama ataupun berbeda terhadap peningkatan keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa terutama siswa berkemampuan akademik rendah. Pada siswa berkemampuan akademik rendah perlu diberikan bimbingan yang lebih banyak dalam melakukan pembelajaran kooperatif agar siswa terbiasa berkomunikasi atau bertukar pendapat dengan temannya saat proses pembelajaran berlangsung.