Skripsi
Penerapan metode praktikum pada model pembelajaran kooperatif STAD untuk meningkatkan aktivitas belajar dan penguasaan konsep biologi siswa MAN Malang II Batu / Dwida Maghfiroh
Abstrak
Maghfiroh Dwida. 2014. Penerapan Metode Praktikum pada Model Pembelajaran Kooperatif STAD untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Penguasaan Konsep Biologi Siswa MAN Malang II Batu. Skripsi Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Sunarmi M.Pd (II) Drs. Sulisetijono M.Si. Kata Kunci Praktikum dalam STAD aktivitas belajar siswa MAN Malang II Batu penguasaan konsep biologi siswa MAN Malang II Batu 12288 12288 12288 12288 Hasil observasi di kelas X 10 MAN Malang II Batu diketahui bahwa kegiat-an pembelajaran jarang menggunakan metode praktikum. Siswa yang sungguh-sungguh memperhatikan penjelasan guru hanya siswa yang duduk di meja deretan depan sedangkan siswa yang lain melakukan aktivitas seperti mengobrol bermain HP berkaca dan mengerjakan tugas lain. Hasil belajar Ujian Akhir Semester (UAS) I menunjukkan 33 33% siswa belum tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar yang meliputi unsur saling ketergantungan positif pertanggungjawaban individu interaksi tatap muka keterampilan berinteraksi dan evaluasi proses kelompok serta hasil penguasaan konsep biologi siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Teknik analisis data terdiri dari tahap reduksi data penyajian data dan pe-narikan kesimpulan. Keabsahan data dicek menggunakan teknik triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan metode praktikum pada pembelajaran kooperatif STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar dan penguasa-an konsep biologi siswa dari siklus I ke siklus II. Persentase indikator membagi tugas dalam kelompok siklus I maupun siklus II sama yaitu sebesar 100% bekerja sama dalam menyelesaikan masalah meningkat dari 53% menjadi 87% membaca prosedur kerja meningkat dari 75% menjadi 90% menjalankan tugas masing-masing meningkat dari 50% menjadi 80% mengatur tempat duduk sedemikian rupa siklus I dan siklus II sama yaitu sebesar 100% duduk berhadapan di kelompok kecil meningkat dari 86% menjadi 94% aktif berdiskusi saat kerja kelompok meningkat dari 42% menjadi 80% menghargai pendapat teman baik siklus I maupun siklus II sama yaitu sebesar 100% saling mengingatkan anggota kelompok yang tidak fokus meningkat dari 32% menjadi 80% memperbaiki jawaban kelompok yang kurang tepat meningkat dari 61% menjadi 81%. Jumlah siswa yang tuntas KKM mengalami peningkatan dari 20 siswa menjadi 26 siswa sehingga persentase ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari 66 67% menjadi 86 67%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode praktikum pada model pembelajaran STAD meningkatkan aktivitas siswa sebesar 19% dan ketuntasan klasikal sebesar 20%. Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan guru membuat lembar evaluasi proses kelompok dan memberikan LKS kepada setiap siswa.