Skripsi
Implementasi metode inkuiri terbimbing berbasis lesson study untuk meningkatkan keterampilan proses sains, keterampilan metakognitif, dan hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA 5 SMA Negeri 8 Malang / Septi Darlia Putri
Abstrak
Implementasi Metode Inkuiri Terbimbing Berbasis Lesson Study untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Keterampilan Metakognitif dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA 5 SMAN 8 Malang. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr.H. Istamar Syamsuri M.Pd. (2) Dra. Amy Tenzer M.S. Kata kunci metode inkuiri terbimbing lesson study keterampilan proses sains keterampilan metakognitif hasil belajar Pentingnya pemberdayaan keterampilan proses sains dan keterampilan metakognitif dalam pembelajaran Biologi diamanatkan dalam kurikulum KTSP maupun Kurikulum 2013 yang menekankan pada pendekatan ilmiah (scientific approach). Namun berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA 5 SMAN 8 Malang masih rendah. Siswa belum dapat menentukan masalah mengidentifikasi melakukan percobaan dan menemukan konsep sendiri. Berdasarkan wawancara diketahui bahwa 3 dari 4 orang guru Biologi SMAN 8 Malang belum memberdayakan dan menilai keterampilan metakognitif siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Berdasarkan observasi diperoleh data rerata hasil belajar kognitif siswa adalah 78 86 dan ketuntasan belajar klasikal 48 48%. Interaksi belajar dan keaktifan siswa kurang maksimal karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru. Oleh karena itu peneliti mengimplementasikan metode inkuiri terbimbing (guided inquiry) untuk meningkatkan keterampilan proses sains keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diimplementasikan dengan lesson study. Penelitian ini terlaksana dalam 2 siklus tindakan dalam kurun waktu 10 Januari 2014 sampai 12 Maret 2014. Siklus I dilaksanakan dalam 8 kali pertemuan dengan materi Sistem Respirasi dan siklus II dilaksanakan dalam 6 kali pertemuan dengan materi Sistem Ekskresi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XI IPA 5 SMA Negeri 8 Malang semester Genap tahun ajaran 2013/2014. Data yang dikumpulkan berupa keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing keterampilan proses sains keterampilan metakognitif hasil belajar kognitif dan afektif siswa. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran lembar observasi keterampilan proses sains lembar observasi afektif angket afektif dan soal tes dalam bentuk pilihan ganda dan esai untuk setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode inkuiri terbimbing berbasis lesson study dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa sebesar 18 9% meningkatkan keterampilan metakognitif sebesar 4 93% hasil belajar kognitif sebesar 6 64% afektif terkait sikap sosial siswa sebesar 9 37% dan afektif terkait materi Sistem Respirasi dan Ekskresi sebesar 3 27%. Berdasarkan kesimpulan tersebut peneliti menyarankan agar guru menerapkan metode inkuiri terbimbing pada cakupan materi yang lebih luas untuk mengetahui sejauh mana pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa. Guru hendaknya sering melakukan lesson study untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.