Skripsi
Analisis motif, media, dan tahap-tahap dalam pembuatan batik tulis \"Khaidar Batik\" khsa Tempeh Kabupaten Lumajang / Dita Ratnasari
Abstrak
Analisis Motif Media dan Tahap-tahap dalam Pembuatan Batik Tulis Khaidar Batik Khas Tempeh Kabupaten Lumajang. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hariyanto M. Hum. (2) Fenny Rochbeind S. Pd M. Sn. Kata Kunci motif media tahap-tahap Khaidar Batik Tempeh Lumajang 12288 12288 12288 12288 Menurut Bapak Khaidar Rakhiq (pemilik usaha batik tulis Khaidar Batik ) ada 34 inspirasi untuk menciptakan motif batik Kabupaten Lumajang diantaranya keris Lumajang teh Kertowono Gapuro Brawijaya Pisang pepaya kopi lombok bunga mawar anggrek gunung padi pasir laut kidul kelapa daun tembakau kuda kencak ikan dan terumbu karang gunung semeru ranu dan rawa Lumajang tampah (tempeh) bambu singkong daun pisang jantung pisang abu semeru awan semeru daun pepaya fauna suluran daun lava atau lahar semeru parang tanaman rawa bunga pinus pondok di sawah dan gereja Lumajang. Dari keberagaman motif tersebut diduga memerlukan tahap-tahap dan teknik yang berbeda dalam pembuatannya sehingga memungkinkan menggunakan media yang berbeda pula. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hal tersebut maka perlu diungkap lebih lanjut mengenai motif teknik dan media dalam pembuatan batik tulis Khaidar Batik khas Tempeh Kabupaten Lumajang. Tujuan penelitian yaitu (1) untuk mengetahui ciri khas dari motif batik tulis Khaidar Batik Kecamatan Tempeh (2) media yang digunakan dalam pembuatan batik tulis (3) tahap-tahap dalam proses pembuatan batik tulis. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data berupa kata-kata dan tindakan dalam proses berkarya batik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Tahap analisis data dimulai dari tahap reduksi paparan dan penarikan kesimpulan. Kemudian dilakukan trianggulasi sumber data metode dan teori untuk menjaga keabsahan data. 12288 12288 12288 12288 Hasil analisis data menggambarkan bahwa (1) ciri khas motif batik Khaidar Batik terinspirasi dari situs sejarah budaya geografis dan potensi alam Kabupaten Lumajang. Selain itu menggunakan beberapa variasi warna cerah seperti batik Madura dan pola motif batiknya ada yang sama dengan pola motif batik parang mega mendung dan kawung. (2) media yang digunakan pada tahap mewarna adalah kuas dari spon untuk mencoletkan warna dan gawangan (seperti ranjang) untuk membentangkan kain. Pada tahap pemalaman atau mencanting menggunakan spon untuk nembok i dan karung beras (glangsi) sebagai ganti taplak untuk alas paha. (3) tahap-tahap dalam pembuatan batik tulis adalah tahap mendesain pemalaman atau mencanting pewarnaan penguncian warna dan pelorotan. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa (1) pada dasarnya ciri khas motif batik suatu daerah dipengaruhi oleh kondisi daerah tersebut dan hubungan dengan daerah lain (2) perbedaan alat dan bahan untuk membuat batik tulis sesuai dengan keahlian dan kebutuhan pengrajin. (3) terdapat beberapa tahap dan teknik dalam pembuatan batik tulis untuk mendapat hasil yang maksimal. Dengan demikian diharapkan ada pengembangan motif media dan tahap-tahap dalam pembuatan batik tu