Skripsi
Al-akhtha\' al-lughawiyyah fi al-tarjamah al-harfiyyah li nushush al-arba\'in an-nawawiyyah / Syamsi Riyadi
Abstrak
ABSTRAK Riyadi Syamsi. 2014. Al-Akhth Al-Lughawiyyah F Al-Tarjamah Al-Harfiyyah Li Nush sh Al-Arba n An-Nawawiyyah. Skripsi. Jurusan Satra Arab. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Nurul Murtadlo M.Pd. (2) Ali Ma sum S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Penerjemahan Harfiah. Kesalahan Penerjemahan. Al-Arba un An-Nawawiyyah.Kalimat. Catford (dalamSuryawinata 1989) menyatakan bahwa penerjemahan merupakan usaha penggantian teks bahasa sumber dalam teks yang sepadan dengan teks bahasa sasaran. Umat Islam berupaya menerjemahkanberbagai pengetahuan Islam sebagai bentuk ketaatan terhadap ajaran agama Islam dalam rangka menuntut ilmu serta memahami agama Islam itu sendiri. Dan diantara keilmuan agama Islam yang paling banyak diterjemahkan adalah Hadits-hadits Nabimuhammad SAW. Namun dilain pihak para penerjemah mengalami berbagai kesulitan dalam menerjemahkan beberapa Hadits Nabi SAW dan pada akhirnya mereka lebih condong pada penerjemahan harfiah dengan memfokuskan penerjemahan pada pengalihan dan pencarian padanan kata tanpa memperhatikan konteks yang ada. Sehingga sering kali penerjemahan ini bertentangan dengan makna konteks yang dikandung. Oleh karena itu penelitian ini dikhususkan untuk mendeskripsikan (1) kesalahan parafrasa penerjemahan harfiah dalam terjemahan Arba in Nawawiyyah dan (2) kesalahan penafsiran makna penerjemahan harfiah dalam terjemahan Arba in Nawiyyah. Penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif sesuai dengan data yang dikumpulkan yang berupa kata frasa dan kalimat yang terdapat dalam terjemahan Arba in Nawawiyyah. Sedangkan sumber data penelitian adalah buku terjemahan Arba in Nawawiyyah karya terjemahan Abdullah Haidhir yang diterbitkan oleh Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah di Riyadh pada tahun 2010. Sumber data juga diperoleh dari kitab-kitab Hadits dan syarah Hadits. Adapun pendekatan yang digunakan berupa pendekatan kualitatif. Sesuai dengan hasil penelitian dalam buku terjemahan Arba in Nawawiyyah oleh Abdullah Haidhir yang terdiri dari 40 Hadits Nabi Pilihan peneliti menemukan 20 Hadits yang diterjemahkan dengan menggunakan penerjemahan harfiah.Yaitu hadits ke-2 4 7 8 10 11 13 14 17 21 22 24 25 30 34 35 37 dan hadits ke-40. Dan 15 hadits diantaranya terdapat kesalahan parafrasa di dalamnya yang membuat hasil penerjemahan sulitdipahami. Lebih tepatnya yaitu pada hadits ke-2 4 8 10 11 14 21 22 24 25 34 35 dan hadits ke-37. Sedangkan 5 Hadits lainnya terdapat kesalahan penafsiran makna di dalamnya.Yaitu pada hadits ke-7 13 17 30 dan hadits ke-41. Oleh karena itu disarankan bagi peneliti yang mengadakan penelitian sejenis hendaknya tidak hanya terfokus pada satu jenis penerjemahan saja melainkan pada semua jenis penerjemahan yang ada di dalam sebuah teks terjemahan. Peneliti juga sangat dianjurkan untuk menganalisis kata frasa klausa maupun kalimat dalam sebuah hasil terjemahan secara mendetail dan mendalam. Selainitu peneliti juga diharapkan untuk membahas tuntas berbagai kesalahan yang terdapat di dalam suatu teks terjemahan dengan bersandar pada referensi yang valid danterpercaya.