Skripsi
Pengaruh kemandirian dan variasi model pembelajaran terhadap hasil belajar pemrograman WEB siswa kelas XI Kompetensi Keahlian TKJ SMKN 8 Malang / Winda Sulistyana
Abstrak
Sulistyana Winda. 2014. Pengaruh Kemandirian dan Variasi Model Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Pemrograman Web Siswa Kelas XI Kompetensi Keahlian TKJ SMKN 8 Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Sujono M.T. (2) Triyanna Widyaningtyas S.T. M.T. Kata Kunci Kemandirian Belajar PBL STAD Hasil Belajar 12288 12288 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan observasi di SMKN 8 Malang dan wawancara dengan guru Pemrograman Web kelas XI diketahui bahwa terdapat siswa yang memiliki nilai di bawah KKM selain itu juga diketahui bahwa metode yang digunakan adalah DI (Direct Instruction) untuk semua kelas metode DI diawali dengan guru menjelaskan kemudian siswa diberi latihan praktikum. Kegiatan pembelajaran tersebut menyebabkan siswa kurang memiliki inisiatif dalam menentukan tujuan belajar dan mengorganisir kegiatan belajarnya karena cenderung bergantung pada instruksi guru di kelas. Hal ini yang dapat mengakibatkan kurangnya hasil belajar yang diperoleh siswa. Merujuk permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan keefektifan suatu model pembelajaran yang dilaksanakan pada siswa dengan tingkat kemandirian tinggi dan tingkat kemandirian rendah terhadap hasil belajar Pemrograman Web. 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Uji hipotesis dilakukan dengan uji ANOVA dua jalur untuk mengetahui signifikansi interaksi kemandirian belajar dan penggunaan model pembelajaran terhadap hasil belajar Pemrograman Web dan uji Post-Hoc-Comparison untuk mengetahui per-bedaan rata-rata hasil belajar siswa dengan tingkat kemandirian tinggi pada kelas PBL (XA1B1) rata-rata hasil belajar siswa dengan tingkat kemandirian rendah pada kelas PBL (XA1B2) rata-rata hasil belajar siswa dengan tingkat kemandirian tinggi pada kelas STAD (XA2B1) rata-rata hasil belajar siswa dengan tingkat kemandirian rendah pada kelas STAD (XA2B2). Uji hipotesis dilakukan dengan bantuan Software SPSS 21 dimana ANOVA dua jalur dan Post-Hoc-Comparison pada taraf signifikansi 0 05. 12288 12288 12288 Hasil uji interaksi antara kemandirian dan penggunaan model pembelajaran me-nunjukkan probabilitas 0 023 sehingga ada interaksi yang signifikan antara kemandirian dan penggunaan model pembelajaran terhadap hasil belajar Pemrograman Web. Hasil uji perbedaan XA1B1 dan XA2B1 menunjukkan probabilitas 0 016 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa dengan kemandirian tinggi pada kelas PBL dan pada kelas STAD. Hasil uji perbedaan XA1B2 dan XA2B2 menunjukkan probabilitas 1 000 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan pada siswa dengan tingkat kemandirian rendah baik yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL maupun dengan model STAD. Hasil uji perbedaan XA1B1 dan XA1B2 menunjukkan probabilitas 0 000 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa dengan kemandirian tinggi dan kemandirian rendah pada kelas PBL. Hasil uji perbedaan XA2B1 dan XA2B2 menunjukkan probabilitas 0 018 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa dengan kemandirian tinggi dan kemandirian rendah pada kelas STAD. Hasil uji perbedaan XA1B1 dan XA2B2 menunjukkan probabilitas 0 000 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa dengan kemandirian tinggi pada kelas PBL dan kemandirian rendah pada kelas STAD. Hasil uji perbedaan XA1B2 dan XA2B1 menunjukkan probabilitas 0 016 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa dengan kemandirian rendah pada kelas PBL dan kemandirian tinggi pada kelas STAD.