Skripsi
Identifikasi dan kajian efektivitas media isolasi fitoplankton di daerah konservasi muara sungai Ketingan Sidoarjo sebagai prospek pakan alami / Moh. Hamiem Jazuli
Abstrak
Jazuli M.H. 2013.Identifikasi dan Kajian Efektivitas Media Isolasi Fitoplankton di Daerah Konservasi Muara Sungai Ketingan Sidoarjo sebagai Prospek Pakan Alami. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Murni Saptasari M.Si (II) Sitoresmi Prabaningtyas S.Si M.Si. Kata kunci identifikasi fitoplankton media Walne dan Guillard sungai Ketingan 12288 12288 12288 12288 Sungai Ketingan merupakan salah satu sungai konservasi yang terletak di daerah Sidoarjo. Sungai tersebut merupakan estuaria yang masih banyak dimanfaatkan oleh penduduk sekitar sebagai media tambak karena di sungai tersebut menyimpan banyak keanekaragaman fitoplankton yang berperan sebagai produsen primer. Estuaria adalah tempat bertemunya air tawar dan air asin yang menyimpan keanekaragaman jenis fitoplankton tinggi bila dibandingkan dengan perairan tawar saja atau perairan laut saja. Atas dasar itu maka perlu dilakukan identifikasi. Identifikasi merupakan proses untuk mencari dan mengenal ciri-ciri taksonomik fitoplankton yang beraneka ragam dan memasukkannya ke dalam suatu tingkatan takson. Seiring dengan berkembangnya zaman kondisi perairan akan sedikit menghasilkan pakan alami (fitoplankton) akibat tercemarnya lingkungan perairan. Faktor tersebut mendorong untuk dilakukannya kultur fitoplankton baik skala laboratorium maupun skala massal. Ada dua macam media yang sering digunakan untuk mengkultur fitoplankton yaitu media Walne dan Guillard. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi fitoplankton yang berada di sungai Ketingan-Sidoarjo serta menguji keefektivitasan media Walne dan Guillard sebagai media pertumbuhan fitoplankton. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling per stasiun dengan analisis deskriptif kualitatif. Sampel air diambil dari permukaan sungai Ketingan sebanyak 10-11 L dan diberi formalin absolut 20 tetes setiap 1 5 L. Sampel air didiamkan selama 3-4 hari dalam keadaan tertutup kemudian bagian dasar sampel air disentrifugasi dengan kecepatan 2000 rpm selama 3 menit. Endapan yang terbentuk diamati di bawah mikroskop. Pengujian keefektivitasan media fitoplankton ditumbuhkan pada masing-masing media pertumbuhan dengan metode tuang. Pertumbuhan fitoplankton diamati setelah 2 minggu penanaman. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh dua kesimpulan yaitu pertama fitoplankton di sungai Ketingan-Sidoarjo yang berhasil diidentifikasi berjumlah sebanyak 70 spesies yang terbagi ke dalam 6 divisi yaitu Chlorophyta Euglenophyta Pyrrhophyta Cryptophyta Bacillariophyta dan Cyanophyta. Semua kelompok tersebut memiliki prospek sebagai pakan alami kecuali kelompok Pyrrhophyta. Kedua kelompok Chlorophyta banyak tumbuh pada media Walne sedangkan fitoplankton filamen banyak tumbuh pada media Guillard.