Skripsi
Perbedaan hasil belajar antara model pembelajaran inkuiri dan Problem Based Instruction (PBI) pada mata pelajaran jaringan dasar kelas X Program Keahlian TKJ / Riza Dwi Prayoga
Abstrak
Prayoga Riza Dwi. 2013. Perbedaan Hasil Belajar Antara Model Pembelajaran Inkuiri Dan Problem Based Instruction (PBI) Pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar Kelas X Program Keahlian TKJ. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Tri Atmadji Sutikno M.Pd (II) I Made Wirawan S.T. S.ST. M.T. Kata Kunci Pembelajaran Inkuiri Problem Based Instruction Hasil Belajar 12288 12288 12288 12288 12288 Kegiatan inti belajar merupakan proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar. Upaya yang dapat dilakukan oleh guru untuk mencapai keberhasilan inti pembelajaran adalah dengan cara memilih model pembelajaran yang tepat dimana model pembelajaran tersebut dapat mengupayakan siswa untuk mengkonstruksi pemikiran sendiri sesuai dengan pembelajaran berorientasi sains yang diterapkan pada kurikulum 2013. Sehingga diharapkan siswa mampu menyerap materi pembelajaran secara optimal. Salah satu model pembelajaran sesuai dengan hal tersebut adalah Model Pembelajaran Inkuiri dan Problem Based Instruction. 12288 12288 12288 12288 12288 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perbedaan antara model pembelajaran Inkuiri dan model pembelajaran Problem Based Instruction dalam pembelajaran jaringan dasar komputer. Hasil pembelajaran dapat dilihat dari tes yang akan dilakukan pada akhir pertemuan. Penelitian ini menggunakan bentuk desain eksperimental semu (Quasi Eksperimen Design) dengan pola Desain Faktorial (Factorial Design). Variabel penelitian menggunakan variabel bebas dan variabel terikat dimana untuk variabel bebas adalah model pembelajaran kelompok siswa pemahaman dasar tinggi dan kelompok siswa pemahaman dasar rendah sedangkan untuk variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMKN 1 Turen Malang Kelas X program keahlian TJK. Sedangkan sampel yang digunakan adalah siswa program keahlian TKJ dalam 2 kelas dengan jumlah 70 siswa dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Hasil penelitian diperoleh hasil bahwa (1) Terdapat peningkatan hasil belajar model inkuiri dalam memahami dan menyajikan perangkat keras jaringan di SMKN 1 Turen sebesar 42.161 poin. (2) Terdapat peningkatan hasil belajar model PBI dalam memahami dan menyajikan perangkat keras jaringan di SMKN 1 Turen sebesar 40.313 poin. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar antara inkuiri pada kelas X TKJ 1 dan Problem Based Instruction pada kelas X TKJ 2 di SMKN 1 Turen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri dan Problem Based Instruction berdampak positif pada hasil belajar siswa namun hasil belajar dengan model pembelajaran inkuiri lebih baik dibandingkan model PBI