Skripsi
Proses pembelajaran masyarakat pada program konservasi tanah (studi kasus program konservasi tanah di Desa Jetis Lor Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan) / Baruna Setyoningrum
Abstrak
Setyoningrum Baruna. 2014. Proses Pembelajaran Masyarakat pada Program Konservasi Tanah (Studi Kasus di Desa Jetis Lor Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan). Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Moh Ishom M.Pd (2) Sopingi S.Sos M.Pd. Kata Kunci Proses pembelajaran masyarakat Program konservasi tanah Program konservasi tanah di desa Jetis Lor Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan merupakan program pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat Jetis Lor dan difasilitasi oleh LPTP Solo untuk mengatasi masalah kegersangan dan kekeringan tanah lereng bukit akibat penggundulan hutan. Program konservasi tersebut juga dilakukan untuk mengatasi terjadinya erosi tanah. Program konservasi tersebut juga dilakukan untuk mengatasi terjadinya erosi tanah dan pengurangan peggunaan kayu yang juga menjadi penyebab utama hutan gundul dan eroosi tanah. dalam implementasinya pelaksanaan program tersebut sarat dengan proses-proses pembelajaran masayarakat terutama pada tahap persiapan program.Proses-proses pembelajaran dimaksud terutama pembelajaran secara nonformal dan informal. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses-proses pembelajaran masyarakat pada tahap persiapan program konservasi tanah di desa Jetis Lor. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui proses pembelajaran masyarakat pada kegiatan sosialisasi program konservasi tanah di Jetis Lor (2) untuk mengetahui proses pembelajaran masyarakat pada kegiatan sekolah lapang pada program konservasi tanah di Jetis Lor (3) untuk mengetahui proses pembelajaran masyarakat pada kegiatan penyusunan RKTD program konservasi tanah di Jetis Lor Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Teknik analisa yang digunakan adalah reduksi data display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat proses pembelajaran informal didalam proses sosialisasi program (2) terdapat proses pembelajaran nonformal didalam program SLKT (3) terdapat proses pembelajaran informal didalam proses penyusunan RKTD. Saran (1) bagi masyarakat Desa Jetis Lor harus tetap melestarikan dan mempraktikkan kegiatan konservasi (2) bagi pemerintah desa untuk selalu membantu warga desa dalam menerapkan ilmu dan memberikan motivasi (3) bagi LPTP untuk terus memantau perkembangannya (4) bagi jurursan PLS sebagai tambahan referensi (5) bagi peneliti dapat dijadikan tambahan pengetahuan tentang program pemberdayaan masyarakat.