Skripsi
Kajian komunitas dan kandungan Pb lichen di tiga zona terendah pencemar udara daerah Kraksaan Kabupaten Probolinggo / Muhammad Lubab
Abstrak
Lubab Muhammad. 2014. Kajian Komunitas dan Kandungan Pb Lichen di Tiga Zona Terdedah Pencemar Udara Daerah Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Skripsi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Fatchur Rohman M.Si (II) Dra. Murni Saptasari M.Si. Kata Kunci Lichen kandungan Pb komunitas tiga zona dan pencemar udara 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini dilakukan dari bulan Desember 2013 sampai Januari 2014. Bertujuan untuk mendeskripsikan kajian komunitas lichen yang terdiri atas komposisi keanekaragaman dan kelimpahan tipe lichen mendeskripsikan hubungan jumlah kendaraan bermotor dengan kandungan Pb lichen meneliti hubungan faktor abiotik dengan kelimpahan tipe lichen. 12288 12288 12288 12288 Jenis penelitian merupakan penelitian dekskriptif eksploratif fokus pada penyebaran komunitas lichen di tiga zona pencemar udara yaitu Jalan Raya Surabaya-Situbondo (zona tinggi aktifitas transportasi) Jalan Gus Dur-Jalan Taman Makam Pahlawan (zona sedang aktifitas transportasi) dan Jalan Kregenan-Jalan Alternatif Rondokung Sentong (zona rendah aktifitas transportasi). Penelitian korasional yakni hubungan jumlah kendaraan bermotor dengan kandungan Pb lichen hubungan faktor abiotik dengan kelimpahan tipe lichen. Pencuplikan tipe lichen yang diperoleh menggunakan metode reconassance (jelajah) mengambil tipe lichen dipermukaan kulit batang pohon sepanjang 1 km. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan tipe lichen yang terindentifikasi sebanyak 2 tipe yakni tipe foliose dan crustose. Keanekaragaman tipe lichen foliose dan crustose pada semua zona masuk dalam kategori sangat rendah yang nilainya kurang dari 20. Kelimpahan relatif tipe foliose dan crustose berturut-turut di zona tinggi sebesar 42 55% dan 57 45% zona sedang sebesar 48 88% dan 51 12% zona rendah sebesar 48 80% dan 51 20%. Jumlah kendaraan berpengaruh signifikan terhadap kandungan Pb lichen sebesar 0 036. Faktor abiotik berpengaruh signifikan terhadap kelimpahan tipe lichen pada zona tinggi dengan koefisien korelasi sebesar 0 009 pada zona sedang dengan koefisien korelasi sebesar 0 047 pada zona rendah dengan koefisien korelasi sebesar 0 049.