Skripsi
Pengamatan gesture guru pada saat menjelaskan materi tentang garis singgung persekutuan dua lingkaran / Rani Kusuma Wardhani
Abstrak
Kusuma Rani. 2014. Pengamatan Gesture Guru pada Saat Menjelaskan Materi Garis Singgung Persekutuan Dua Lingkaran. Skripsi. Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Tjang Daniel C M.Si Ph.D Kata Kunci Gesture guru Garis Singgung Persekutuan Dua Lingkaran Respon siswa Gerakan isyarat atau gesture sangat efektif untuk menyampaikan pesan dalam bentuk kesan dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh sebuah perkataan. Penggunaan gesture dan bicara adalah sumber daya penting untuk membangun makna. Penguatan nonverbal adalah penguatan yang diungkapkan melalui bahasa isyarat. Jadi metode komunikasi yang paling efektif adalah ketika gerak tubuh dan kata-kata digunakan secara bersamaan. Berdasarkan hal tersebut gaya bahasa tubuh guru saat mengajar juga akan mempengaruhi tingkat pemahaman siswa tentang materi yang sedang disampaikan oleh guru. Penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 8 Malang ini mendeskripsikan tentang gesture guru serta respon siswa terhadap gesture guru selama mengajar pada materi garis singgung persekutuan dua lingkaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif yaitu mengamati gesture guru saat mengajar materi garis singgung persekutuan dua lingkaran. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi 1) hasil observasi selama kegiatan pembelajaran berlangsung yang berpedoman pada lembar observasi 2) hasil wawancara guru dan siswa yang berpedoman pada lembar wawancara 3) hasil dokumentasi. 12288 12288 12288 12288 Data penelitian ini menunjukkan bahwa gesture guru sangat membantu dalam mempertajam pemahaman siswa tentang materi garis singgung persekutuan dua lingkaran. Guru menggunakan beberapa gesture yaitu menunjuk representasional menulis multimodalitas dan gerakan semiotik. Respon siswa terhadap gesture guru selama mengajar materi garis singgung persekutuan dua lingkaran adalah 1) siswa merasa lebih mudah dalam memahami maksud guru saat guru menyampaikan sesuatu pada siswa. 2) siswa merasa lebih akrab dan tidak canggung dalam bertanya maupun menjawab pertanyaan guru. 3) siswa merasa guru lebih komunikatif dan dapat berinteraksi baik dengan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. 4) siswa lebih termotivasi dalam kegiatan pembelajaran.