Skripsi
Kegiatan pembelajaran kelompok tani Mekarsari Desa Wonoagung Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang / Yunita Anggraeni
Abstrak
Anggraeni Yunita. Kegiatan Pembelajaran Kelompok Tani Mekarsari Desa Wonoagung Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Imam Hambali M.Pd. (2) Sopingi S.Sos M.Pd. Kata Kunci Pembelajaran petani kelompok tani Kegiatan pembelajaran pada kelompok tani Mekarsari merupakan salah satu kegiatan pendidikan luar sekolah yang dilakukan oleh petani. Pembelajaran oleh peta-ni lebih sering menerapkan praktek di bandingkan teori. Kelompok tani merupakan media pembelajaran yang sangat penting bagi petani di Desa Wonoagung Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan profil kelompok tani dan pembelajaran yang berlangsung dalam kelompok tani. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif rancangan penelitian deskriptif melalui analisis deskriptif dan prosentase. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa angket dokumentasi dan observasi yang ditujukan kepada pengurus dan anggota kelompok tani Mekarsari dengan responden yang berjumlah 23 orang (total sampling). Berdasarkan hasil penelitian kegiatan pembelajaran pada kelompok tani Mekarsari Sebagian besar tujuan belajar anggota belajar dalam kelompok dengan hasil 65 2%.adalah menambah pengetahuan.Warga belajar dalam kegiatan pembelajaran dalam kelompok tani Mekarsari 5 meliputi pengurus dan anggota kelompok. Sumber belajar adalah sesama petani yang merupakan hasil dari bertukar pengalaman dan pikiran ditunjukksn dengan 60 8%. Sumber belajar bisa berupa non orang non buku tapi sumber belajar dari lingkungan yang berawal dari pemecahan masalah oleh petani dan di ungkapkan dalam kelompok tani.materi / bahan ajar yang digunakan berdasarkan kebutuhan anggota kelompok tani. Materi berupa buku handout atau CD kelompok belum mempunyai sendiri yang ada hanya di kantor UPT-BP Kec. Kasembon sehingga kurang maksimal saat pembelajaran dalam kelompok. Metode yang digunakan adalah praktek dan diskusi dengan 82 7% dilapangan dengan pendampingan oleh penyuluh dari UPT BP Kec. Kasembon. Media pembelajaran yang dipakai adalah sarana yang ada disekitar misalnya sawah hewan ternak tanaman kebun. Monitoring dan evaluasi pembelajaran dalam kelompok disamping dilakukan oleh penyuluh ketua kelompok juga berperan untuk memonitoring perkembangan kemajuan pembelajaran pertanian anggotanya. Saran kepada kelompok tani hendaknya untuk buku materi dan media bahan pembelajaran harus berada di kelompok tani agar mempermudah kegiatan pembelajaran. Untuk kepengurusan kelompok tidak harus bergantung pada ketua atau pengurus kelompok anggota juga harus berperan aktif dalam keberlangsungan pembelajaran kelompok. Kepada Jurusan PLS diharapkan bisa menambah teori tentang pembelajaran masyarakat petani dalam kelompok. Untuk peneliti selanjutnya Diharapkan peneliti selanjutnya meneliti lebih lanjut tentang manfaat dan pengaruh kegiatan pembelajaran dalam kelompok tani sehingga yang nantinya berpengaruh pada kegiatan pembelajaran luar sekolah.