Tugas Akhir
Analisis keuangan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2010-2012 sebagai penilaian kinerja pada Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo / Virani Nofiyanti
Abstrak
Nofiyanti Virani. 2014. Analisis Keuangan Daerah Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2010-2012 Sebagai Penilaian Kinerja pada Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo. Tugas akhir Jurusan Akuntansi Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universersitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Nurika Restuningdyah S.E. M.Si. Ak. Kata Kunci Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Analisis Rasio Keuangan Daerah Penilaian Kinerja pada Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah. 12288 12288 12288 12288 Pemerintah Daerah mengacu pada APBD dalam menjalankan fungsinya dan dari APBD tersebut kinerja Pemerintah Daerah dapat diketahui yaitu dengan membandingkan pos-pos tertentu dalam APBD maka akan diperoleh rasio keuangan daerah yang dapat digunakan sebagai sarana menilai seberapa baik kinerja Pemerintah Daerah dalam mengelola sumber daya daerah yang bersangkutan. 12288 12288 12288 12288 Untuk mencapai kinerja pemerintah daerah yang baik diperlukan analisis rasio pada APBD Kabupaten Probolinggo diantaranya rasio kemandirian keuangan daerah rasio efektivitas PAD rasio efektivitas pajak daerah analisis pertumbuhan belanja dan rasio efisiensi belanja. 12288 12288 12288 12288 Hasil penulisan ini adalah Tingkat kemandirian daerah Kabupaten Probolinggo masih tergolong rendah dan tingkat ketergantungan daerah Kabupaten Probolinggo terhadap sumber dana ekstern masih sangat tinggi. Rasio efektivitas PAD daerah Kabupaten Probolinggo telah efektif dalam merealisasikan PAD. Rasio efektivitas pajak daerah Kabupaten Probolinggo dalam mengumpulkan pajak daerah sesuai dengan jumlah penerimaan pajak daerah yang ditargetkan sudah dikategorikan baik. Analisis Pertumbuhan Belanja sebagian besar pendapatan daerah Kabupaten Probolinggo digunakan untuk mengalokasikan atau mendanai belanja untuk publik. Rasio efesiensi belanja Kabupaten Probolinggo telah efisien dalam mengalokasikan belanja daerah karena kurang dari 100% dan juga tidak melebihi dari target yang ditetapkan. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan (1) Pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo harus mengoptimalkan PAD dengan cara meningkatkan kedua pos pajak daerah dan pos retribusi daerah sebagai pemberi kontribusi terbesar pada PAD. (2) meningkatkan pajak daerah dan retribusi daerah karena pos ini memberikan kontribusi terbesar terhadap besarnya penerimaan PAD. (3) Melakukan Pemungutan dan penagihan pajak daerah secara aktif dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat. (4) melakukan pengontrolan dan penghematan belanja. (5) menanamkan semangat kepada setiap jiwa pegawai pemerintah daerah untuk melakukan penghematan dalam setiap belanja