Skripsi
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) matematika dengan pendekatan saitifik pada pokok bahasan garis singgung lingkaran untuk SMP kelas VIII / Dwi Hidayanti
Abstrak
Hidayanti Dwi. 2014. Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Matematika dengan Pendekatan Saintifik pada Pokok Bahasan Garis Singgung Lingkaran untuk SMP Kelas VIII. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Tri Hapsari Utami M.Pd. Kata Kunci Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Garis Singgung Lingkaran Pendekatan Saintifik 12288 12288 12288 12288 12288 Lembar Kegiatan Siswa (LKS) merupakan salah satu bahan ajar yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran di kelas. Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dapat membantu mengaktifkan peserta didik dalam pembelajaran. Namun Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang biasa digunakan dalam pembelajaran kebanyakan adalah dengan jenis Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang berfungsi sebagai penuntun belajar dan penguatan yang berisi ringkasan materi dan soal latihan. Dengan demikian Lembar Kegiatan Siswa (LKS) tersebut diduga belum bisa memfasilitasi siswa untuk membangun pemahamannya secara mandiri.Selain itu berdasarkan hasil wawancara dengan delapan siswa kelas IX SMPN 2 Malang hanya satu siswa yang tidak mengalami kesulitan tentang materi garis singgung lingkaran. Kebanyakan siswa yang mengalami kesulitan karena mereka lupa rumus menentukan panjang segmen garis singgung lingkaran sehingga diduga mereka hanya menghafal rumusnya dan kurang memahami konsepnya. 12288 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan uraian di atas tujuan peneliti adalah ingin mengembangkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dengan pendekatan saintifik pada materi garis singgung lingkaran. Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dengan pendekatan saintifik ini memfasilitasi siswa untuk belajar secara langsung dalam mendapatkan pengetahuan dan keterampilan pada materi garis singgung lingkaran melalui kegiatan mengamati menanya mengumpulkan informasi mengolah informasi dan mengkomunikasikan. Sehingga dengan demikian diharapkan siswa bisa membangun pemahamannya tentang konsep garis singgung lingkaran secara mandiri. 12288 12288 12288 12288 12288 Model pengembangan yang digunakan dalam penggembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) ini adalah model pengembangan Thiagarajan S. Semmel D. S. and Semmel M. I. (1974) yang terkenal dengan istilah model 4D. Model pengembangan 4D ini terdiri dari empat tahapan yaitu tahap pendefinisian (define) tahap perancangan (design) tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Namun pengembang memodifikasi model tersebut menjadi 3D sehingga tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan oleh pengembang karena keterbatasan tenaga dan biaya. 12288 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil uji kevalidan dan uji kepraktisan yang diuraikan pada Bab IV diperoleh hasil yaitu (1) skor kevalidan sebesar 3 54 dengan kriteria kevalidan valid (2) skor kepraktisan sebesar 3 26 dengan kriteria kepraktisan tinggi. Jadi secara keseluruhan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis. Walaupun demikian untuk kesempurnaan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang dihasilkan pengembang tetap melakukan revisi berdasarkan saran dan komentar yang diberikan oleh para validator dan subyek uji coba lapangan.