UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengembangan program pembelajaran pendidikan Pancasila dan Kewargaanegaraan dengan menggunakan metode bermain peran untuk sekolah dasar / oleh Slamet Marwoto

Marwoto, Slamet - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Slamet Marwoto 1997 Pengembangan Program Pembelajaran PRA n dengan Menggunakan Metode Bermain Peran untuk Sekolah Dasar. Tesis Program Studi Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana IKIP MALANG. Pembimbing (I) Prof. Dr. I Wayan Ardhana MA. dan (II) Dr. Soesilowindradini MA. Eata Jiunci pengembangan program pembelajaran metode bermain peran. Praktik pembelajaran PPKn di SD cenderung mengandal-kan buku teks sebagai pegangan guru dan dalam proses KBM menggunakan metode ceramah untuk seluruh pokok bahasan. Akibatnya sebagian besar aktivitas dalam KBM didominasi oleh guru sementara pihak murid bersifat pasif sehingga perkembangan segi afektif dan keterampilan motoriknya tidal optimal. Untuk memperbaiki keadaan tersebut metode dan sarana pembelajaran perlu dipilih yang paling cocok dengan setiap pokok bahasan sehingga memungkinkan siswa terlibat merasakan dan bertindak serta belajar dari situasi tertentu. Metode bermain peran dapat menjadi salah satu alter-natif pilihan untuk digunakan pada proses KBM karena dapat (1) mendukung suatu situasi be berdasarkan pengalam-an (2) memberikan kemungkinan kepada para siswa untuk mengungkapkan perasaan-perasaannya (3) mengangkat emosi dan ide-ide ke taraf kesadaran melalui proses kelompok dan (4) mengangkat sikap-sikap nilai-nilai perasaan dan keyakinan ke taraf kesadaran melalui kombinasi pemeranan secara spontan dan analisisnya. Berhubung belum tersedianya acuan yang dapat dijadi-kan pegangan oleh guru untuk melaksanakan pembelajaran dengan metode bermain peran sebagai kendala yang dihadapi oleh para guru maka cara pemecahannya adalah perlu di-kembangkan suatu produk program pembelajaran PPKn dengan menggunakan metode bermain peran. Sesuai dengan latar belakang masalah tersebut di atas tujuan pengembangan ini adalah membuat program pembelajaran PPKn dengan menggunakan metode bermain peran untuk SD yang dapat digunakan oleh guru dalam mengelola proses KBM. Proses pengembangan yang dilakukan meliputi (1)mmentukan metode yang akan digunakan dalam program pembelajaran (2) mengidentifikasi dan menetapkan pokok-pokok bahasan dalam mata pelajaran PPKn yang akan dikembangkan (3) pengembangan program pembelajaran PPKn dengan menggunakan metode bermain peran (4) tinjauan dan Wien ahli bidang studi ahli kependidikan dan ahli rancangan pembelajaran (5) uji coba produk pengembangan serta revisi terhadap produk pengembangan berdasarkan analisis data hasil uji coba. Untuk mendapatkan produk pengembangan yang maksimum dilakukan kaJian terhadap produk oleh ahli bidang studi ahli kependidikan dan ahli rancangan pembelajaran. Hash Wiandari para ahli dijadikan dasar untuk melakukan revisi tahap pertama selanjutnya produk hasil revisi coba sebanyak tiga kali yaitu (1) uji coba dalam kelompok kecil (lima orang subjek) dan has untuk dasar revisi tahap kedua (2) uji coba dalam kelompok sedang (10 orang subjek) dan hasilnya untuk dasar revisi tahap ketiga (3) uji coba dalam kelompok besar (20 orang sikjek) dan has menjadi dasar revisi tahap keempat serta menilai kelayakan dan kualitas produk pengembangan. Wicoba produk pengembangan ini dilakukan di 20 SDN di wilayah Kotamadya Malang. Hasil uji coba terakhir terhadap produk pengembangan program pembelajaran PPKn dengan menggunakan metode bermain peran untuk SD ini menunjukkan rata-rata persentase penilaian terhadap keseluruhan aspek yang terdapat dalam setiap komponen pada produk pengembangan sebagai berikut (1) Sebanyak 49% responden menyatakan penilaian sangat baik dan 51% responden memberikan penilaian baik terhadap komponen tujuan program pembelajaran. Tingkat keefektifan komponen tujuan program pembelajaran ini adalah 87 25% (sangat efektif). (2) Sebanyak 46% responden menyatakan penilaian sangat baik dan 54% responden menyatakan penilaian baik terhadap komponen materi yang disajikan dalam program pembelajaran ini. Tingkat keefektifan program pembelajaran ini adalah 86 5% (sangat efektif). (3) Sebanyak 34% responden menyatakan penilaian sangat baik dan 66% memberikan penilaian baik terhadap komponen bahasa yang digunakan dalam program pembelajaran ini. Tingkat keefektifan komponen bahasa yang digunakan program pembelajaran ini adalah 83 5% (sangat efektif). (4) Sebanyak 40% responden menyatakan penilaian sangat balk dan 58% memberikan penilaian baik sedangkan 2% menilai kurang balk terhadap komponen media/alat yang digunakan dalam program pembelajaran ini. Tingkat keefektifan komponen media/alat yang digunakan dalam program pembelajaran ini adalah 84 5% (sangat efektif). (5) Sebanyak 43% responden menyatakan penilaian sangat balk dan 57% menyatakan penilaian balk terhadap komponen sumber yang digunakan dalam program pembelajaran Tingkat keefektifan komponen sumber yang digunakan dalam program pembelajaran ini adalah 87 75% (sangat efektif). (6) Sebanyak 46% responden memberikan penilaian sangat balk dan 54% responden lainnya menilai baik terhadap komponen evaluasi yang terdapat dalam program pengembangan ini. Tingkat keefektifan komponen evaluasi dalam program pembelajaran ini adalah 86 5% (sangat efektif). (7) Sebanyak 35% responden memberikan penilaian sangat balk dan 65% memberikan penilaian baik terhadap komponen kesesuaian antara tujuan materi kegiatan evaluasi dan media/alat yang terdapat dalam program pembelajaran ini. Tingkat keefektifan komponen tersebut dalam program pembelajaran ini adalah 83 75% (sangat efektif). (8) Sebanyak 54% responden memberikan penilaian sangat balk dan 46% memberikan penilaian balk terhadap komponen cara penyampaian yang digunakan dalam program pembelajaran ini. Tingkat keefektifan komponen dimaksud dalam program pembelajaran ini adalah 88 5% (sangat efektif). Kesimpulan yang diperoleh dari hasil uji coba terse-but adalah bahwa Program Pembelajaran PPKn dengan Menggunakan Metode Bermain Pe ran untuk SD hash pengem-bangan sudah baik olehnya produk tersebut layak dipakai melaksanakan KBM mata pelajaran PPKn di kelas IV SD.


Informasi Detail
DDC
Rt 320.507 MAR p
Prodi
IKIP MALANG. PROGRAM PASCA SARJANA. PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN,, 1997.
Deskripsi Fisik
xv, 378 lembar il., tab. 28 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00581/KI/97
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)--IKIP MALANG, 1997
Subjek
1. PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN - STUDI DAN PENGAJARAN
2. METODE PENGAJARAN

Pembimbing
1. ARDHANA, I WAYAN, 2. SOESILOWINDRADINI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik