Disertasi
Pengembangan sumber daya manusia pada sekolah menengah kejuruan berwawasan global pada tiga sekolah menengah kejuruan negeri di Malang Raya / Putut Subijantoro
Abstrak
Subijantoro Putut. 2014. Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Sekolah Berwawasan Global Pada Tiga Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Malang Raya. Disertasi. Program Studi Manajemen Pendidikan. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Ibrahim Bafadal M.Pd. (2) Prof. H. Ahmad Sonhadji KH MA Ph.D. dan (3) Prof. Dr. Willem Mantja MPd. Kata kunci Sumber daya manusia Sekolah Menengah Kejuruan sekolah berwawasan global. Kualitas Sumber Daya Manusia yang terefleksikan pada perilaku bangsa sangatlah dipengaruhi oleh perjalanan budaya dan pendidikannya. Dengan kata lain sumber daya manusia merupakan faktor inti dalam suatu institusi/organisasi karena apapun bentuk dan tujuan institusi/organisasi yang dibuat dengan segala visinya adalah untuk kepentingan manusia dan misinya juga dilaksanakan oleh manusia maka manusia merupakan sumber daya yang paling strategis dalam semua kegiatan institusi/organisasi lebih-lebih di zaman era globalisasi yang penuh tantangan seperti sekarang ini. Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan sumber daya manusia yang terjadi di tiga Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Berwawasan Global di Malang Raya dengan empat fokus penelitian yaitu (1) Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia (2) Pembinaan Kesejahteraan Sumber Daya Manusia (3) Tingkat Partisipasi Sumber Daya Manusia pada Pengembangan Sumber Daya Manusia dan (4) Pengawasan dan Evaluasi hasil Pengembangan Sumber Daya Manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Data penelitian berupa data deskristif yang diperoleh melalui wawancara studi dokumen dan observasi. Analisis data dilakukan pada analisis kasus data individu dan lintas kasus. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan uji validitas yang memenuhi kriteria (1) kredibilitas meliputi trianggulasi sumber data metode dependabilitas dan (2) konfirmabilitas. Hasil penelitian meliputi Pertama pengembangan kapasitas sumber daya manusia dilakukan berdasarkan analisis gap antara kebutuhan dan ketersedian SDM dan kesenjangan kompetensi yang dimulai dari manajemen tingkat bawah. Perencanaannya didasarkan pada Visi misi motto dan target memenuhi standar kompetensi pendidik dan mutu lulusan. Implementasi pengembangan melalui jalur formal dan informal. Kedua pembinaan kesejahteraan SDM dilakukan melalui pertemuan rutin kegiatan informal bersifat pencerahan kegemaran positif rekreatif dan komunikatif keterbukaan manajemen membangun kepercayaan melalui sistem komunikasi internal. Pelayanan administrasi meningkat karena manajer yang baik yang dapat menciptakan hubungan imbal balik dan melaksanakan Sistem Manajemen Mutu. Hak dan kewajiban SDM terpenuhi dengan menerapkan penghargaan bagi yang berprestasi dan menerapkan sangsi melalui dialog dari hati ke hati. Ketiga Partisipasi SDM meningkat karena termotivasi standar Sekolah Berwawasan Global ada signifikasi peningkatan kompetensi ke berbasis IT dan kualifikasi berpendidikan ke strata dua meningkat. Keempat pengawasan dan evaluasi PSDM memiliki basis data dalam format yang lengkap terkendali dalam soft file dan hard copy di perbarui secara periodik pelaksanaan DP3 dan pelaksanaan supervisi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kebijakan RSBI (SBG) menjadi penguatan kearah kemajuan perkembangan sumber daya manusia dalam rangka mencapai standar-standar pendidikan bertaraf internasional dan telah menimbulkan percepatan pengem-bangan SDM melalui pengembangan kapasitas SDM pembinaan kesejahteraan SDM pelibatan SDM pengawasan dan evaluasi pengembangan PSDM. Dari semua proses dan komponen dalam pengembangan sumber daya manusia tersebut mendukung konsep/teori yang sudah ada. Berdasarkan temuan hasil penelitian dan kesimpulan disarankan dalam penyelenggaraan program pengembangan sumber daya manusia di sekolah supaya dilaksanakan dengan data yang dihasilkan mulai dari analisis kebutuhan SDM sampai dengan evaluasi dan supervisinya sesuai dengan temuan-temuan dalam penelitian ini. Sehingga bagi lembaga-lembaga yang terkait yaitu Sekolah dan lembaga diatasnya membuat sinkronisasi road map PSDM dari tingkat pelaksana sampai dengan tingkat pengambil kebijakan. Bagi lembaga-lembaga diklat dan lembaga pendidikan tinggi dapat mengacu hasil penelitian ini untuk menyesuaikan kurikulumnya dengan spesifikasi kebutuhan SDM di SMK. Bagi para peneliti berikutnya hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pembanding/rujukan atau sebagai pijakan dalam penelitian selanjutnya.