Tugas Akhir
Studi pelaksanaan pekerjaan finishing dinding dalam proyek pengembangan Rumah Sakit Panti Nirmala Malang / Faizatul Rizka
Abstrak
Rizka Faizatur. Studi Pelaksanaan Pekerjaan Finishing Dinding Pada Proyek Pengembangan Rumah Sakit Panti Nirmala Malang Program Studi D3 Teknik Sipil Dan Bangunan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Priyono M. Pd. Kata Kunci pelaksanaan finishing dinding Tulisan ini dibuat berdasarkan kajian teori dan membandingkan dengan studi pelaksanaan di lapangan. Dalam studi pelaksanaan ini membahas tentang pelaksanaan pekerjaan finishing dinding. Pekerjaan finishing merupakan pekerjaan akhir dari pekerjaan suatu proyek bangunan. Finishing dinding sangat berperan untuk memperindah suatu bangunan. Tujuannya adalah mengetahui dan membahas pelaksanaan pekerjaan finishing dinding pada proyek pengembangan rumah sakit Panti Nirmala kota Malang. Untuk itu penulis melakukan observasi dan wawancara di proyek rumah sakit tersebut. Dari hasil studi yang didapat adalah hampir semua pelaksanaan sesuai namun ada pelaksanaan yang tidak sesuai. Seperti hal lai setelah selesai plesteran dan acian tidak ada perawatan ini mengakibatkan keretakan pada dinding. Finishing alumuniun cladding pemotongannya harus dilakukan di pabrik ini bertujuan untuk menghindarkan penempelan debu besi pada permukaan ACP. Jika dalam pelaksanaan pemotongan ACP dilakukan di proyek pemotongan harus dilakukan di tempat yang jauh dari debu besi. Berdasarkan perbandingan antara teori dan pelaksanaan pekerjaan dinding keramik di lapangan sebenarnya pelaksanaan intinya sama. Selama itu aman tidak akan jadi masalah. Tetapi ada ada salah satu proses pelaksanaanyang tidak sama dalam pelaksanaan tidak menggunakan paku pengganjal sebagai penahan keramik supaya tidak jatuh. Pekerjaan pengecatan dinding dilakukan setelah pelaksanaan acian sudah kering minimal 3 hari. Setelah itu baru tembok diamplas sampai halus dan kemudian dicat dengan 3 lapisan cat. Pertama cat dasar setelah selesai dan dikeringkan dengan kipas angin. Selanjutnya pengecatan kedua setelah pengecatan pertama kering kurang lebih 3-4 jam. Kemudian cat ketiga adalah cat finishing eksteriornya. Berdasarkan studi ini dapat disarankan dalam pelaksanaan pekerjaan finishing dinding agar dilakukan dengan memperhatikan ketentuan dalam kajian teori yang ada dan dilakukan pengawasan secara detail sehingga tidak terjadi kesalahan atau penyimpangan dalam pelaksanaan proyek