UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

The eefectiveness of explicit vocabulary instruction on the short-term and long-term vocabulary knowledge of students with different levels of receptive vocabulary mastery / Tatik

Tatik - Nama Orang;

Abstrak
Tatik. 2014. Efektivitas Pengajaran Kosakata Secara Eksplisit Terhadap Pengetahuan Kosakata Siswa dengan Penguasaan Kosakata Reseptif yang Berbeda pada Ingatan Jangka Pendek dan Ingatan Jangka Panjang. Tesis. Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Johannes Ananto Prayogo M.Pd M.Ed. (II) Dr. Enny Irawati M.Pd. Kata kunci Pengajaran kosakata secara eksplicit penguasaan kosakata ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang tingkatan penguasaan kosakata reseptif. Berawal dari kontroversi dan perdebatan yang sangat lama serta adanya berbagai pendapat yang berbeda mengenai efektivitas pengajaran kosakata secara eksplisit dan implisit penelitian ini dimaksudkan untuk menentukan apakah pengajaran kosakata secara eksplisit lebih efektif dalam meningkatkan ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang siswa terhadap pengetahuan kosakata yang mereka miliki. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai pengaruh pengajaran kosakata secara eksplisit pada siswa dengan tingkat pengetahuan kosakata reseptif yang berbeda. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan faktorial desain tipe 2x2x2 dengan menggunakan posttest saja. Untuk memilih subjek dalam penelitian ini tes kemampuan kosakata diberikan kepada 117 siswa kelas tujuh MTs Surya Buana Malang. Kemudian siswa dipasangkan berdasarkan hasil tes dan pasangan ini dibagi secara acak ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol . Ada 30 subjekmdi masing-masing kelompok yang terdiri dari 15 siswa dengan pengetahuan kosakata reseptif tingkat tinggi dan 15 siswa dengan pengetahuan kosakata reseptif tingkat rendah. Pengajaran kosakata secara eksplisit diberikan pada kelompok eksperimen dan pengajaran kosakata secara implisit diberikan pada kelompok kontrol. Masing-masing jenis pengajaran untuk setiap kelompok berlangsung sebanyak lima kali pertemuan selama dua minggu. Posttest diberikan satu hari setelah pertemuan terakhir dan hasil posttest tersebut dianggap sebagai pengetahuan kosakata siswa pada jangka pendek. Posttest kedua diberikan empat minggu setelah posttest pertama dan dianggap sebagai pengetahuan kosakata siswa pada jangka panjang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengajaran kosakata secara eksplisit lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan kosakata siswa dibandingkan dengan pengajaran kosakata secara implisit. Ada perbedaan antara rerata pengetahuan siswa yang diajar secara eksplisit dengan siswa yang diajar secara implisit. Berdasarkan hasil penghitungan secara statistik nilai F (18.895 ) lebih besar daripada F tabel (2.90) dengan derajad kebebasan (3 32) pada tingkat signifikansi sebesar .05 dan nilai p (0.000) 945 ( 0.05). Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada perbedaan antara rerata pengetahuan siswa dengan tingkat pengetahuan kosakata reseptif tinggi dibandingkan dengan siswa dengan tingkat pengetahuan kosakata reseptif rendah. Nilai F (13.080 ) lebih tinggi daripada F tabel (2.90) dengan derajad kebebasan (3 32) pada tingkat signifikansi sebesar .05 dan nilai (0.001) 945 ( 0.05). Berdasarkan tingkat ingatan siswa ada perbedaan antara rerata pengetahuan siswa pada memori jangka pendek dengan pada memori jangka panjang. Nilai F (5. 666) lebih tinggi daripada F tabel (2.90) ) dengan derajad kebebasan (3 32) pada tingkat signifikansi sebesar .05 dan nilai p (0.023) 945 ( 0.05). 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 Selain itu hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara pengajaran kosakata secara eksplisit dengan tingkat pengetahuan kosakata reseptif siswa. Berdasarkan hasil perhitungan statistik nilai F (1.375 ) lebih rendah dari F tabel (2.90) dengan derajad kebebasan (3 32) pada tingkat signifikansi sebesar .05 dan nilai p (0. 250) 945 ( 0.05). Hal ini berarti bahwa pada semua tingkatan pengetahuan kosakata reseptif pengajaran kosakata secara eksplisit lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan kosakata siswa. Dengan demikian efektifitas pengajaran kosakata secara eksplisit tidak dipengaruhi oleh pengetahuan kosakata reseptif siswa. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada interaksi antara pengajaran kosakata secara eksplisit dengan waktu siswa mengingat kosakata. Rerata nilai siswa yang diajar secara eksplisit lebih tinggi daripada rereta nilai siswa yang diajar secara implisit baik pada ingatan jangka pendek maupun jangka panjang. Meskipun demikian pada ingatan jangka panjang perbedaan antara pengetahuan kosakata siswa yang diajar secara eksplisit jauh lebih tinggi dari pada siswa yang diajar secara implisit. Nilai F (4.513 ) lebih tinggi daripada F tabel (2.90) ) dengan derajad kebebasan (3 32) pada tingkat signifikansi sebesar .05 dan nilai p (0. 041) 945 ( 0.05). 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada pengajar bahasa Inggris untuk mempertimbangkan penggunaan pengajaran kosakata secara implisit yang banyak mereka praktekkan pada saat ini. Hasil penelitian ini juga menunjukkan efektivitas pengajaran kosakata secara eksplisit tidak dipengaruhi oleh tingkat kemampuan kosakata reseptif siswa sehingga pengajaran kosakata secara eksplisit bisa digunakan untuk siswa dengan kemampuan reseptif rendah maupun tinggi. Bagi pembuat kurikulum hasil penelitian ini memberikan informasi mengenai pentingnya menggunakan model pengajaran kosakata secara ekplisit yang komprehensif dalam meningkatkan pengetahuan kosakata siswa. Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk melakukan penelitian di bidang yang sama disarankan untuk meneliti efektifitas pengajaran kosakata secara eksplisit pada aktifitas selain membaca seperti misalnya pada aktifitas mendengar menulis dan berbicara. Peneliti selanjutnya juga bisa mengadakan penelitian dengan menggunakan metode subjek dan jenis tes yang berbeda. Penting juga untuk meneliti pencapaian siswa pada pengetahuan kosakata reseptif dan produktif secara khusus.


Informasi Detail
DDC
Rt 428.2 TAT e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, 2014.
Deskripsi Fisik
xi, 124 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
No Reg
02833/KI/14
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. BAHASA INGGRIS - KOSAKATA
Pembimbing
1. Joannes Ananto Prayogo ; 2. Enny Irawati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik