Disertasi
Pengaruh strategi pembelajaran bermain peran, yurisprudensial inkuiri dan kreativitas terhadap hasil belajar siswa SD di Kota Palu / Huber Yaspin Tandi
Abstrak
Tandi Huber Yaspin. 2014. Pengaruh Strategi Pembelajaran Bermain Peran Yurisprudensial Inkuiri dan Kreativitas terhadap Hasil Belajar Siswa SD Di Kota Palu. Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd. (II) Prof. Dr. Wahjoedi M.Pd. M.E. (III) Dr. Marungkil Pasaribu M.Sc. Kata Kunci Strategi Pembelajaran Bermain Peran Yurisprudensial Inkuiri Kreativitas Hasil Belajar. 12288 12288 12288 Pembelajaran ilmu pengetahuan sosial di sekolah dasar masih menekankan pada kemampuan kognitif khususnya kemampuan mengingat/menghafal sedangkan dimensi kognitif yang lebih tinggi tingkatnya (pemahaman aplikasi analisis dan evaluasi) belum dikembangkan secara optimal. Pencapaian hasil belajar juga masih tergolong rendah. Strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru masih menggunakan konvensional pembelajaran lebih menekankan pada upaya pemindahan informasi dari guru kepada siswa. Siswa hanya sebagai obyek penerima materi sehingga kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran sangat terbatas. Untuk mencari tujuan pembelajaran yang ideal harus ada upaya untuk memecahkan permasalahan-permasalahan di atas. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran bermain peran. Strategi pembelajaran bermain peran menfasilitasi keterlibatan aktif siswa mencari mengumpulkan informasi dan menemukan jawaban terhadap permasalahan yang dipelajari dengan mengikuti petunjuk kegiatan yang dirancang oleh guru berupa pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya mengarah pada tujuan pembelajaran. Selain faktor strategi pembelajaran masih banyak faktor lain yang juga mempengaruhi pencapaian hasil belajar. Salah faktor tersebut adalah karakteristik siswa. Di antara beberapa karakteristik siswa tersebut yang dipilih dan di duga mempengaruhi hubungan strategi pembelajaran terhadap hasil belajar adalah kreativitas siswa. 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh strategi pembelajaran (bermain peran dan yurisprudensial) dan tingkat kreativitas terhadap hasil belajar mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh utama (main effect) dan pengaruh interaksi (interaction effect) variabel perlakuan dan moderator terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan sosial. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut dilakukan penelitian kuasi eksperimen. 12288 12288 12288 Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan desain faktorial versi non equivalent control group design. Subjek penelitian adalah kelas VA dan VB SD Inpres 3 Birobuli kelas VA dan VB SD Inpres 1 Lolu Kota Palu pada tahun pembelajaran 2013/2014 yang berjumlah 154 siswa. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dalam bentuk uraian dan obyektif dan tes kreativitas verbal. Data 12288 12288 12288 yang terkumpul di olah melalui komputer program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 17 dengan menggunakan teknik analisis varians (anava) dua jalur dengan menggunakan taraf signifikasi 0 05. 12288 12288 12288 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial antara kelompok siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran bermain peran dan yurisprudensial inkuiri (2) ada perbedaan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial antara kelompok siswa yang memiliki kreativitas tinggi dan rendah (3) ada pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran (bermain peran dan yurisprudensial inkuiri) dan tingkat kreativitas terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan sosial. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa hasil penerapan strategi pembelajaran bermain peran (rerata 76 96) memberikan pengaruh yang lebih tinggi dibandingkan dengan hasil strategi pembelajaran yurisprudensial inkuiri (rerata 70 94). 12288 12288 12288 Berdasarkan temuan penelitian disarankan sebagai berikut 1) penerapan strategi pembelajaran bermain peran perlu dilengkapi perangkat pembelajaran secara terprogram dengan memperhatikan karakteristik siswa yang mempunyai kreativitas sehingga pembelajaran dengan pencarian dan penemuan informasi dalam pemecahan masalah dapat dilakukan siswa dengan lancar 2) memilih permasalahan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan mudah dipahami siswa dan 3) guru perlu memahami kepribadian karakteristik dan identitas siswa kemampuan siswa agar dalam proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan potensi siswa.