Skripsi
Grammatical errors made by the eighth graders of SMP Negeri 3 Kota Malang in writing a recount text / Halim Ahmad Faizin
Abstrak
ABSTRAK Faizin Halim Ahmad. 2014. Grammatical Errors Made By The Eighth Graders of SMP Negeri 3 Kota Malang in Writing A Recount Text. Skripsi. Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing Dr. Johannes Ananto Prayogo M.Pd. M.Ed Kata Kunci Grammar Error Analysis Cause of Error Recount Text. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 3 Kota Malang. Sekolah ini dipilih sebab ini adalah salah satu sekolah di Malang yang mempunyai rata-rata nilai tertinggi diantara sekolah yang lain. Di SMP Negeri 3 Kota Malang ditemukan fakta bahwa para siswa membuat banyak kesalahan ketika mereka menulis dalam bahasa Inggris. Hal ini menegaskan bahwa menulis adalah aspek dalam belajar bahasa Inggris yang paling sulit. Untuk itulah melakukan analisa kesalahan (errors analysis) menjadi sangat penting. Setelah menganalisis kesalahan-kesalahan tersebut baik guru maupun siswa dapat memilih metode atau strategi belajar yang paling sesuai untuk mendapatkan kemampuan menulis bahasa Inggris yang lebih baik. Berkenaan dengan hal itu peneliti melakukan sebuah penelitian tentang kesalahan yang dibuat siswa-siswi kelas delapan di SMP Negeri 3 Kota Malang dalam menulis recount text. Sampel yang digunakan adalah 61 siswa yang berasal dari 2 kelas yang berbeda. Recount text dipilih sebab model teks ini sudah dipelajari oleh para siswa. Peneliti menggunakan interview kuesioner dan tulisan berbahasa recount text para siswa sebagai insrumen penelitian. Tulisan siswa dianalisis dengan menggunakan Surface Strategy Taxonomy yang diusulkan oleh Dulay (1982). Sedangkan interview dan kuesioner digunakan untuk mendapatkan penyebab mengapa siswa melakukan kesalahan dalam menulis recount. Cause of errors analysis yang diusulkan oleh Richard (1973) juga digunakan untuk mengetahui kemungkinan penyebab kesalah yang lain. Sebagai hasilnya ditemukan 426 kesalahan dalam tulisan siswa yang kemudian dikelompokkan kedalam 4 tipe kesalahan. Yang terbesar adalah misformation of errors yang muncul sebanyak 194 kali atau 45 5%. 5 tipe kesalahan dalam area misformation yang sering muncul adalah (78) misformation of verb (61) misformation of be (22) misformation of preposition (13) misformation of pronoun dan (13) misformation of auxiliary verb. Type terbesar kedua yang paling sering muncul adalah error of omission yang muncul sebanayk 129 kali atau 30 3%. 5 jenis kesalahan terbesar dalam tipe ini adalah (30) omission of verb (23) omission of be (16) omission of preposition (13) omission of pronoun dan (12) omission of suffix ed. Yang ketiga adalah addition of error yang muncul sebanyak 76 kali atau 17 8%. 5 jenis kesalah yabg paling sering muncul adalah (13) simple addition of be (12) simple addition of preposition (10) double marking (7) simple addition of verb dan (7) simple addition of pronoun. Yang terakhir adalah misordering errors yang muncul sebanyak 27 kali atau 6.4% yaitu (7) misordering of adverb (6) misordering of subject/object pronoun (6) misordering of preposition (3) misordering of adjective (3) misordering of noun phrase dan (2) misordering of gerund. Penyebab kesalahan yang didapat dari hasil penelitian adalah inability in suing the correct grammar (22) inability in developing writing ideas (19) inability in choosing the correct diction (15) lack of times in writing the text (3) dan inability to differentiate among recount text and other text types (2). Sedangkan berdasarkan cause of error yang disulkan oleh Richard (1973) hasil yang didapat adalah (72) over generalization (170) ignorance of rule restriction (113) incomplete application of rules dan (71) false concept hypothesized. Berdasarkan hasil tersebut guru disarankan untuk lebih memerikan perhatian pada jenis-jenis kesalahan yang sudah disebutkan pada penelitian ini. Selain itu siswa juga perlu diberikan banyak banyak latihan dan penjelasan terkait penggunaan past tense cara menggunakan preposition article cara menyusun kalimat yang benar dan juga struktur tata bahasa Inggris. Untuk siswa diharapkan agar lebih banyak belajar dan membiasakan diri dengan cara penggunaan preposition yang benar article susunan kalimat dan juga struktur kebahasaan. Sedangkan untuk penelitian lebih lanjut di masa yang akan datang disarankan untuk mengadakan penelitian terkait error analysis dalam tingkatan siswa yang berbeda. Akan lebih baik jika peneliti menambahkan lebih banyak variabel checklist dan sampel yang lebih sesuai angar hasil penelitian yang didapat bisa lebih akurat.