Tesis
Employing metaphor conceptualization to develop theoretical nations of L2 writing / Muhalim
Abstrak
Muhalim. 2014. Penggunaan Konseptualisasi Metafora untuk Mengembangkan Ide-ide Teoritis L2 Writing. Tesis. Program Studi Pengajaran Bahasa Inggris Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Yazid Basthomi M.A. (II) Drs. Effendi Kadarisman M.A. Ph.D. Kata Kunci Konseptualisasi Metafora ide-ide teoritis L2 writing Penelitian ini dilaksanakan berlandaskan dua faktor utama perubahan ide-ide teoritis L2 writing dan konseptualisasi metafora yang akhir-akhir ini berkembang. Sementara konsep L2 writing secara konstan mengalami perubahan metafora konseptual di sisi lain tumbuh sebagai alat yang kuat untuk menginvestigasi seperangkat kepercayaan dan bahkan sebagai alat epistemologi. Berada di posisi yang mengetengahkan dua isu ini penelitian ini mengeksplorasi penggunaan metafora untuk mengembangkan ide-ide teoritis tentang guru L2 writing dan L2 writing itu sendiri. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini melibatkan 10 orang mahasiswa sekaligus guru yang sedang menempuh pendidikan pascasarjana di prodi jurusan pengajaran Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang. Partisipan melalui 7 pertemuan peer discussion yang memfokuskan pada teori-teori menulis dan konseptualisasi metafora. Intervensi ini bukan merupakan bagian dari kuliah di program pascasarjana tetapi peneliti yang mendesain sendiri jadwal dan materi selama peer discussion. Sumber data utama adalah respon partisipan terhadap instrumen Introspective Log Double Entry Journal dan Focus Group Interviews. Data yang diperoleh adalah untuk mendapatkan jawaban yang berkenaan dengan konseptualisasi partisipan yang tercermin dalam metafora sebelum peer discussion (M1) metafora selama peer discussion (M2) dan metafora setelah peer discussion atau metafora adopsi (M3). Pertanyaan kedua berkaitan dengan pandangan partisipan terhadap pengaruh konseptualisasi metafora terhadap ide-ide teoritis L2 Writing. 12288 12288 12288 12288 Untuk menjawab rumusan masalah pertama peneliti menganalisa metafora M1 M2 dan M3 dalam entri di Introspective Log yang kemudian ditriangulasi dengan data dalam DEJ dan FGI setelah melalui 7 pertemuan peer discussion. Perkembangan ide-ide dari partisipan tercermin dalam metafora. Lebih lanjut untuk menjawab rumusan masalah kedua peneliti menganalisa pandangan partisipan terhadap pengaruh konseptualisasi metafora dalam tempat yang telah disediakan untuk opini deskriptif dalam Introspective Log. 12288 12288 12288 12288 Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa metafora membantu partisipan untuk sampai pada pemahaman yang lebih baik tentang L2 writing ( Guru L2 writing (TL2W) dan L2 Writing (L2W) ) dengan menghubungkan antara domain sumber (metafora) dan domain target (konsep yang dibandingkan). Perubahan dari M1 ke M2 untuk ide atau konsep TL2W menegaskan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Villamil dan Guerrero (2005) menunjukkan transformasi dari seseorang yang pasif ke seseorang yang aktif. Untuk M2 metafora dikategorikan ke dalam 5 kategori TL2W sebagai seorang penuntun manajer sebagai seorang pengontrol sebagai seorang penulis dan sebagai sumber. Untuk M3 hasilnya menunjukkan bahwa umumnya partisipan memilih metafora yang dikategorikan sebagai seorang penuntun kemudian diikuti sebagai seorang manajer dan pengontrol. Di sisi lain ide atau konsep terhadap L2W mengindikasikan bahwa perubahan dari M1 ke M2 cenderung terhadap orientasi prosess. Perubahan di M2 ini menunjukkan pemahaman yang lebih kuat terhadap orientasi proses tersebut. Untuk M2 metafora L2W dikategorikan sebagai proses yang penuh pertimbangan proses belajar dan proses pemecahan masalah. Hasil M3 menunjukkan bahwa metafora yang masuk dalam kategori proses yang penuh pertimbangan adalah yang paling banyak dipilih dan kemudian diikuti dengan metafora dalam kategori sebagai proses belajar. 12288 12288 12288 12288 Berkaitan dengan pengaruh konseptualisasi metafora ada 4 pengaruh yang diperoleh metafora untuk mendefinisikan konsep metafora untuk mengekspresikan kepercayaan metafora untuk mengekspresikan transformasi dan metafora untuk merefleksikan kondisi. Oleh karena itu penelitian ini mengukuhkan posisi metafora sebagai sebuah pikiran dan cara berpikir. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini memiliki implikasi pedagogis untuk EFL menyorot keanekaragaman sekaligus kesamaan di dalam konseptualisasi L2 writing. Lebih mendalam berhubungan dengan pengajaran menulis guru Bahasa Inggris dapat merefleksikan ide-ide terkini mereka tentang L2 writing berdasarkan paparan hasil penelitian ini. Mereka juga dapat mengetahui ide-ide tentang L2 writing dari kacamata siswa. Untuk peneliti selanjutnya mereka bisa menggunakan instrument literacy histories untuk menginvestigasi ide-ide partisipan sebelum peer discussion yang tercermin dalam M1. 12288 12288 12288 12288