Skripsi
Pengaruh keberadaan Pabrik Gula Rejoagung terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat (studi kasus pada masyarakat Desa Sawahan, Kota Madiun 1994-2004) / Andiek Widiyantoro
Abstrak
Widiyantoro Andiek. 2014. Pengaruh Keberadaan Pabrik Gula Rejoagung Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Pada Masyarakat Desa Sawahan Kota Madiun 1994-2004. Skiripsi Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Nur Hadi M.Pd M.Si. (II) Dr. Hudiyanto Reza R M. Hum. Kata Kunci Pabrik Gula Rejoagung Sosial Ekonomi Desa Sawahan. 12288 12288 12288 12288 Industri merupakan jenis kegiatan ekonomi yang mendominasi kawasan Pulau Jawa khususnya Madiun. Salah satu industri tersebut adalah Pabrik Gula Rejoagung. Besarnya luas lahan yang digunakan untuk perkebunan tebu memunculkan dampak pada petani tebu. Oleh karena itu Penelitian ini mengambil judul tentang tentang pengaruh keberadaan Pabrik Gula Rejoagung terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Kota Madiun khususnya pada masyarakat Desa Sawahan. Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan (1) Latar belakang berdirinya PG Rejoagung Madiun (2) Perkembangan PG Rejoagung Madiun dari tahun 1994 - 2004 (3) Pengaruh sosial ekonomi terhadap masyarakat Desa Sawahan Kota Madiun dengan adanya PG Rejoagung. 12288 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan metode sejarah dan jenis penelitiannya adalah deskriptif naratif. Subjek penelitiannya adalah PG Rejoagung dan masyarakat Kota Madiun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang meliputi kegiatan pemilihan topik pengumpulan sumber verifikasi (kritik sejarah keabsahan sumber) interpretasi analisis dan sintesis dan penulisan (historiografi). 12288 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Latar belakang berdirinya PG Rejoagung disebabkan iklim investasi yang kondusif pasca agraria tahun 1870 sehingga Oei Tiong Ham tertarik mendirikan pabrik gula salah satunya PG. Rejoagung (2) Perkembangan PG Rejoagung pada periode 1994-2004 telah menerapkan sistem kemitraan dengan petani tebu di Madiun dengan ikatan TRKSU dan TRK. Perkembangan selanjutnya industri gula dengan masyarakat Kota Madiun berbanding terbalik dengan penyempitan lahan perkebunan tebu. Semakin berkembangnya industri gula di wilayah Kota Madiun menyebabkan pertumbuhan penduduk yang berakibat langsung terhadap penyempitan lahan perkebunan tebu (3) Pengaruh sosial ekonomi PG Rejoagung dengan masyarakat maupun petani di wilayah Kota Madiun khususnya masyarakat Desa Sawahan membentuk hubungan timbal-balik (Recyprocity) yang saling menguntungkan terutama pada peningkatan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur. Pengaruh di sisi lain dengan adanya PG Rejoagung ini ditandai dengan penyempitan lahan perkebunan tebu sejalan dengan perkembangan industri gula dari tahun 1994 2004. 12288 12288 12288 12288