Skripsi
Hubungan antara karakteristik keluarga dan status gizi batita di Dusun Landangan Kabupaten Probolinggo / Furqoni Syahfitri
Abstrak
Syahfitri Furqoni. 2014. Hubungan Antara Karakteristik Keluarga dan Status Gizi Batita di Dusun Landangan Kabupaten Probolinggo. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Dra. Mazarina Devi M.Si. (II) Aisyah Larasati ST. MT. MIM. Ph. D. Kata Kunci Karakteristik Keluarga Status Gizi Batita 12288 12288 12288 12288 Masalah stunting (status gizi pendek berdasarkan indeks panjang badan menurut umur atau tinggi badan menurut umur) masih menjadi masalah nasional. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan bahwa prevalensi balita menurut indeks TB/U (Tinggi Badan menurut Usia) mencapai 35 6%. Hal ini menunjukan masalah prevalensi balita pendek di Indonesia cukup serius. 12288 12288 12288 12288 Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi karakteristik keluarga batita Dusun Landangan Kabupaten Probolinggo mempelajari status gizi batita Dusun Landangan Kabupaten Probolinggo dan mengkaji hubungan antara karakteristik keluarga batita dan status gizi batita Dusun Landangan Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 102 batita. Sampel penelitian adalah sampel jenuh yaitu 102 batita di Dusun Landangan Kabupaten Probolinggo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Uji yang digunakan untuk menguji hipotesis hubungan antara variabel penelitian adalah uji crosstabs dengan derajat kepercayaan 95%. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi batita di Dusun Landangan beragam. Status gizi berdasarkan tinggi badan menurut usia dengan kategori sangat pendek sejumlah 7 batita (6 86%). Status gizi berdasarkan tinggi badan menurut usia dengan kategori pendek sejumlah 20 batita (19 61%). Status gizi berdasarkan tinggi badan menurut usia dengan kategori normal sejumlah 69 batita (67 65%). Status gizi berdasarkan tinggi badan menurut usia dengan kategori tinggi sejumlah 6 batita (5 88%). Sesuai dengan analisis data dapat diketahui bahwa pendidikan ayah batita pekerjaan keluarga dan pendapatan keluarga batita mempunyai hubungan yang signifikan terhadap status gizi batita. Karakteristik keluarga batita yang meliputi usia orang tua batita besar keluarga batita dan pendidikan ibu batita tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap status gizi batita.