Skripsi
Analisis kadar selenium dalam jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) hasil fortifikasi NaHSeO3 pada media tanam / Ika Novia Nita
Abstrak
Nita Ika Novia. 2014. Analisis Kadar Selenium dalam Jamur Kuping Hitam (Auricularia polytricha) Hasil Fortifikasi NaHSeO3 pada Media Tanam. Skripsi. Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Irma Kartika Kusumaningrum S.Si. M.Si. (II) Eli Hendrik Sanjaya S.Si. M.Si. Kata kunci fortifikasi selenium NaHSeO3 jamur kuping hitam. 12288 12288 12288 12288 Selenium merupakan mikronutrisi yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari keracunan logam berat kanker dan penyakit jantung. AKG (Angka Kecukupan Gizi) mineral selenium sebesar 20 956 g/hari untuk anak-anak 50-70 956 g/hari untuk orang dewasa dan 75 956 g/hari untuk wanita hamil. Kekurangan selenium dapat menyebabkan penyakit keshan dan kashin-back. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari fortifikasi selenium pada jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) melalui penambahan NaHSeO3 pada media tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan jamur kuping hitam dalam mengadsorpsi selenium pada media tanam melihat pengaruh kadar selenium pada media tanam terhadap kadar selenium dalam badan buah jamur kuping hitam menentukan massa NaHSeO3 yang efektif untuk fortifikasi selenium pada jamur kuping hitam dan menentukan massa NaHSeO3 yang ditambahkan pada 500 g media tanam untuk menghasilkan jamur kuping hitam basah yang bila dikonsumsi sebanyak 200 g dapat memenuhi AKG selenium. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris. Penelitian dilakukan melalui 4 tahap yaitu pembuatan media tanam jamur kuping hitam pada pH 7 budidaya jamur dan panen preparasi sampel dengan metode destruksi basah dan analisis kadar selenium pada jamur dengan instrumen AAS (Atomic Absorption Spectrometry). 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan selenium pada media tanam dapat diadsorpsi oleh jamur kuping hitam. Kadar selenium dalam jamur kuping hitam dipengaruhi kadar selenium pada media tanam. Semakin besar kadar selenium pada media tanam maka kadar selenium dalam jamur kuping hitam semakin besar. Koefisien regresi yang dihasilkan dari kedua variabel tersebut sebesar 0 994 ( 945 0 05). Massa NaHSeO3 yang efektif untuk fortifikasi selenium pada jamur kuping hitam adalah 50 mg NaHSeO3/500 g media tanam dengan persentase adsorpsi optimal sebesar 0 063%. Fortifikasi logam harus menghasilkan produk yang memenuhi AKG. Massa NaHSeO3 yang digunakan untuk menghasilkan jamur kuping hitam basah yang memenuhi AKG selenium bila dikonsumsi sebanyak 200 g adalah 50 mg NaHSeO3/500 g media tanam.