Skripsi
Penerapan permainan kotak berantai untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B di TK Marsudi Siwi Kabupaten Bojonegoro / Siti Kholissatun
Abstrak
Kholissatun Siti. 2014. Penerapan Permainan Kotak Berantai untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Kelompok B di TK Marsudi Siwi Bojonegoro. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Wayan Sutama M.Pd (II) Dra. Lilik Bintartik M.Pd. Kata Kunci permainan kotak berantai kemampuan kognitif Fakta di lapangan ditemukan kemampuan kognitif anak dalam mengelompokkan benda memasangkan benda dan menyusun puzzle pada anak kelompok B TK Marsudi Siwi Bojonegoro masih sangat rendah yaitu 56 5% anak belum tuntas dalam belajar penyebabnya antara lain (1) pembelajaran belum terpusat pada anak didik (2) media dan sumber belajar masih sangat terbatas (3) suasana kelas kurang menyenangkan (3) anak cepat merasa bosan (4) pembelajaran hanya mengarah calistung. Berdasarkan paparan tersebut maka diperlukan penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan anak dalam mengelompokkan benda memasangkan benda dan menyusun puzzle melalui penerapan permainan kotak berantai. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak 1 siklus dengan mengadopsi model Kemmis dan Taggart. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan dan (4) refleksi. Subyek penelitian anak kelompok B tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 23 anak. Alat pengumpul data berupa lembar observasi penilaian kemampuan kognitif dan aktivitas permainan kotak berantai anak. Penerapan Kotak Berantai diterapkan dengan langkah-langkah sebagai berikut (a) guru menjelaskan tentang tata cara permainan kotak berantai (b) guru memberi contoh permainan (c) guru bersama anak bermain kotak berantai (d) guru mengadakan evaluasi di setiap selesai kegiatan pembelajaran. Penerapan metode permainan kotak berantai dapat meningkatkan aktivitas belajar anak. Hal ini terbukti pada proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diharapkan yaitu aktivitas anak dalam belajar menjadi lebih aktif senang antusias tenang dan teliti sehingga anak tidak merasa terbebani saat melakukan kegiatan permainan. Selain itu hasil belajar anak pada kemampuan kognitif juga mengalami peningkatan setelah diterapkannya permainan kotak berantai dengan rincian sebagai berikut pratindakan mencapai rata-rata 44 95 menunjukkan taraf keberhasilan anak kurang dan persentase ketuntasan belajar 8 7% selanjutnya siklus I mencapai rata-rata 72 5 menunjukkan taraf keberhasilan anak baik dan persentase ketuntasan belajar 91 3% dan evaluasi mencapai rata-rata 86 04 menunjukkan taraf keberhasilan anak sangat baik dan persentase ketuntasan belajar 100%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan permainan kotak berantai mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak. Hal ini melandasi peneliti untuk menyarankan kepada guru TK untuk bisa mengembangkan permainan kotak berantai lebih kreatif dengan cara memodifikasi media permainan dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa.