Skripsi
Studi pencitraan untuk meningkatkan jumlah masukan siswa di SMK Negeri 1 Trenggalek / Dea Nenaressa Kerling
Abstrak
Nenaressa Kerling Dea. 2013. Studi Pencitraan untuk Meningkatkan Jumlah Masukan Siswa di SMKN 1 Trenggalek. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Tri Atmadji S. M.Pd. (II) Dr. Hakkun Elmunsyah S.T. M.T. Kata Kunci Pencitraan jumlah masukan siswa profesionalitas guru kelompok teknologi dan industri sistem pendidikan dan pelatihan sarana dan prasarana pembelajaran authentic accessment.. Setiap akhir tahun ajaran para orang tua disibukkan oleh urusan persekolah ananak-anak mereka. Masyarakat yang pemahamannya rata-rata pada tingkat awam melihat bahwa anak-anak yang tamat SMK secara umum tidak memiliki keterampilan untuk me masuki dunia kerja di samping peluang kerja itu sendiri juga semakin sulit. Hal demikian ini bertentangan dengan visi bahwa SMK adalah bagian dari pendidikan kejuruan berorientasi ke bidang kerja. Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk da pat bekerja dalam bidang tertentu. Sedangkan menurut dokumen kurikulum 2004 pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mengutamakan pengetahuan dan keterampilan yang mendalam dan spesifik pada bidang pekerjaan tertentu. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan fakta di lapangan mengenai studi pencitraan Sekolah Menengah Kejuruan untuk meningkatkan jumlah masukan siswa di SMKN 1 Trenggalek. Satu-satunya instrumen pada penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri. Peneliti menggunakan alat bantu untuk mengumpulkan data seperti tape recorder atau kamera. Akan tetapi kegunaan atau pemanfaatan alat-alat tersebut sangat bergantung kepada peneliti. Proses analisis dalam penelitian ini dilakukan dalam dua tahap yaitu analisis selama dan setelah proses pengumpulan data. Analisis selama proses pengumpulan data dilakukan pada waktu pengumpulan data. Sehingga apabila masih ada data yang diperlukan peneliti dapat melakukan analisis kembali. Sedangkan analisis setelah proses pengumpulan data dilakukan setelah mendapatkan data untuk menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian penganalisisan data dan penarikan kesimpulan diperoleh temuan sebagai berikut (1) peningkatan pencitraan melalui proses pembelajaran dapat dikatakan baik terbukti dari hasil wawancara serta observasi yang menyatakan bahwa sarana dan prasarana pembelajaran yang ada di SMKN 1 Trenggalek sudah mampu menunjang jalannya proses pembelajaran. Serta peningkatan mutu dan kualitas evaluasi pembelajaran menggunakan metode authentic accessment yang mempermudah guru dalam mengarahkan siswa sesuai dengan kompetensinya masing-masing (2) peningkatan pencitraan melalui hubungan sekolah dan masyarakat sudah terjalin dengan baik dengan adanya praktek kerja industri pelatihan guru-guru dan promosi masyarakat terutama calon peserta didik lebih mengetahui profil SMKN 1 Trenggalek secara menyeluruh dan tidak memandang SMK sebagai sekolah nomor 2.