Skripsi
Perbandingan hasil terjemahan Indonesia-Jerman mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang antara yang menggunakan kamus nonelektronik dengan kamus elektronik / Yusafa Citra Prahastya
Abstrak
Prahastya Yusafa Citra. 2014. Perbandingan Hasil Terjemahan Indonesia-Jerman Mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang antara yang Menggunakan Kamus Nonelektronik dengan Kamus Elektronik. Skripsi. Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Deddy Kurniawan S.Pd. M.A. (2) Dudy Syafruddin S.S. M.A. Kata kunci perbandingan hasil terjemahan kamus Penerjemahan merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam proses pertukaran informasi secara global. Melalui karya terjemahan masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih luas tanpa terhalang perbedaan bahasa. Hal tersebut menjadi salah satu dasar disajikannya matakuliah tentang terjemahan di Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang. Dalam proses menerjemahkan mahasiswa biasanya menggunakan berbagai jenis kamus termasuk kamus nonelektronik dan elektronik. Beragamnya jenis kamus tersebut menyebabkan perbedaan hasil terjemahan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang hasil terjemahan berdasarkan kamus yang digunakan oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan hasil terjemahan mahasiswa yang menggunakan kamus nonelektronik dan yang menggunakan kamus elektronik dengan hasil terjemahan secara kontekstual serta kelebihan dan kekurangan hasil terjemahan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif komparatif. Sumber data penelitiaan yaitu mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang Offering A angkatan tahun 2010 hasil terjemahan mahasiswa pada matakuliah bersetzung Indonesisch-Deutsch dan hasil terjemahan secara kontekstual. Data penelitian berupa padanan dari Grundw rter (verba nomina adjektiva adverbia) dan frasa yang berhubungan dengan Grundw rter pada hasil terjemahan mahasiswa dan terjemahan kontekstual serta hasil wawancara tentang kelebihan dan kekurangan dari hasil terjemahan mahasiswa. Data tersebut dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa hasil terjemahan mahasiswa yang menggunakan kamus elektronik lebih baik. Padanan yang digunakan banyak yang lebih tepat meskipun masih terdapat beberapa kesalahan. Dalam hal ini padanan pada hasil terjemahan mahasiswa yang menggunakan kamus nonelektronik lebih sederhana tetapi banyak yang tidak sesuai sehingga pesan yang disampaikan banyak yang kurang tepat.