Skripsi
Peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Laboratorium UM melalui penerapan metode pembelajaran penemuan terbimbing / Deniar Wulandari
Abstrak
Wulandari Deniar. 2014. Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing. Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Imam Supeno M. Si. Kata Kunci Hasil Belajar Matematika Penemuan Terbimbing. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil observasi awal di kelas X-IPS-2 SMA Laboratorium UM Malang banyaknya siswa yang tuntas atau mencapai SKM yang ditentukan pada materi persamaan dan fungsi kuadrat masih tergolong rendah. Hal tersebut disebabkan sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep yang baru dipelajari oleh siswa. Selain itu sering ditemukan kesalahan siswa dalam menggunakan rumus dan konsep-konsep yang telah dipelajari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan model pembelajaran yang mampu mengarahkan siswa untuk menemukan konsep-konsep baru yaitu dengan cara membimbing siswa agar dapat memahami dan mengerti konsep tersebut sehingga dapat menerapkan secara tepat. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode pembelajaran penemuan terbimbing. Dalam pembelajaran penemuan terbimbing siswa terlibat aktif dalam menemukan konsep dan juga mengaplikasikan konsep yang telah ditemukan. Dengan menerapkan pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan aktivitas menemukan dalam kegiatan pembelajaran penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Pembelajaran ini melalui tahap diskusi kelompok diskusi kelas atau presentasi dan penarikan kesimpulan. Data peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari skor akhir siklus yang merupakan skor tes akhir siklus serta hasil pengamatan aktivitas siswa dan guru. Peningkatan hasil belajar matematika siswa dalam penelitian ini ditunjukkan dengan (1) ketuntasan klasikal skor akhir siswa siklus II telah memenuhi SKM dan mengalami peningkatan dari skor akhir siklus I (prosentase ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 48 57 % sedangkan pada siklus II adalah 68 57%) (2) hasil pengamatan aktivitas siswa termasuk dalam kategori baik sekali dan hasil catatan lapangan telah menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Laboratorium UM Malang.