Skripsi
Studi pemahaman konsep dan miskonsepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia tahun pertama 2013/2014 pada konsep sifat koligatif larutan menggunakan instrumen diagnostik two-tier / Dhiana Resti Anggraeni
Abstrak
Anggraeni Dhiana Resti. 2014. Studi Pemahaman Konsep dan Miskonsepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Tahun Pertama 2013/2014 pada Materi Sifat Koligatif Larutan Menggunakan Instrumen Diagnostik Two Tier. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Prayitno M.Pd (II) Drs. Ida Bagus Suryadharma M.S. Kata Kunci pemahaman konsep miskonsepsi sifat koligatif larutan instrumen diagnostik two-tier 12288 12288 12288 12288 Ilmu kimia merupakan ilmu yang memiliki peran di seluruh aspek kehidupan manusia sehingga pemahaman ilmu kimia dengan tepat sangat dibutuhkan. Namun beberapa penelitian menunjukkan siswa merasa kesulitan dalam memahami konsep-konsep dalam kimia. Hal ini disebabkan oleh karakteristik ilmu kimia yang bersifat abstrak. Selain itu pembelajaran oleh guru di sekolah lebih memfokuskan pada aspek perhitungan. Hal ini berakibat adanya miskonsepsi pada siswa. Miskonsepsi akan terintegrasi dalam struktur kognitif siswa dan mengakibatkan siswa kesulitan memahami konsep-konsep selanjutnya. Sifat koligatif larutan adalah salah satu konsep dalam kimia yang berkaitan dengan konsep-konsep lainnya seperti konsep larutan dan konsep penguapan. Maka besar kemungkinan apabila siswa mengalami miskonsepsi pada kedua konsep tersebut siswa juga akan mengalami miskonsepsi pada konsep sifat koligatif larutan. Oleh karena itu peneliti terdorong untuk melakukan penelitian dengan tujuan menggali pemahaman dan miskonsepsi mahasiswa pendidikan kimia pada konsep sifat koligatif larutan. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah 72 mahasiswa program studi pendidikan kimia tahun pertama 2013/2014 yang telah mempelajari materi sifat koligatif larutan di SMA serta pada mata kuliah Kimia Dasar 2. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen diagnostik two-tier yang bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan mengidentifikasi miskonsepsi mahasiswa. Selain itu juga menggunakan metode wawancara untuk menggali miskonsepsi yang dimiliki mahasiswa secara lebih dalam. Instrumen soal yang digunakan berjumlah 38 butir soal dengan 2-4 alternatif jawaban disertai 3-5 alternatif alasan pilihan jawaban. Hasil tes diagnostik two-tier dan wawancara dianalisis secara deskriptif. Miskonsepsi ditentukan berdasarkan kekonsistenan jawaban salah pada setiap pasangan soal. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) pemahaman mahasiswa program studi pendidikan kimia tahun pertama 2013/2014 pada konsep sifat koligatif larutan tergolong cukup (b) miskonsepsi yang ditemukan sebanyak 7 antara lain (1) mahasiswa menganggap komposisi larutan terdiri dari zat pelarut dan terlarut dengan segala perbandingan (2) mahasiswa menganggap perubahan tekanan uap terjadi akibat zat terlarut menutupi permukaan larutan (3) mahasiswa beranggapan bahwa semakin besar massa molar larutan maka semakin besar kenaikan titik didih larutan. 12288 12288 12288