Skripsi
Efektivitas modul pembejaran berbasis learning cycle 5-E pada materi senyawa hidrokarbon terhadap hasil belajar siswa kelas X SMK PGRI Singosari Program Keahlian Teknik Otomasi Industri / Ratna Setyaningsih
Abstrak
Setyaningsih Ratna. 2014. Efektivitas Modul Pembelajaran Berbasis Learning Cycle 5-E Pada Materi Senyawa Hidrokarbon Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMK PGRI Singosari Program Keahlian Teknik Otomasi Industri. Skripsi. Jurusan Kimia Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I)Dr. Hj. Endang Budiasih M.S (II) Dra. Dedek Sukarianingsih M.Pd M.Si. Kata kunci Modul Learning Cycle 5-E Hidrokarbon Hasil Belajar Efektivitas. Penggunaan modul pembelajaran berbasis Learning Cycle 5-E dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Riza (2011) telah mengembangkan modul pembelajaran berbasis Learning Cycle 5-E pada materi senyawa hidrokarbon di kelas XI SMK. Pengembangan modul tersebut dibatasi pada tahap pengembangan saja sehingga belum pernah diuji keefektifannya dalam pembelajaran di kelas. Oleh karena itu penelitian ini akan menguji efektivitas penerapan modul berbasis Learning Cycle 5-E pada materi senyawa hidrokarbon untuk siswa SMK kelas X semester 1 program keahlian teknik otomasi industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan modul pembelajaran berbasis Learning Cycle 5-E pada materi senyawa hidrokarbon (2) perbedaan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan modul berbasis Learning Cycle 5-E dengan siswa yang dibelajarkan tanpa modul. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental semu (quasy eksperimental design). Subyek penelitian adalah siswa kelas X semester 1 SMK PGRI Singosari program keahlian teknik otomasi industri tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri atas dua kelas. Pengambilan sampel ditentukan melalui undian. Kelas eksperimen adalah kelas X-TOI 1 yang menggunakan modul berbasis Learning Cycle 5-E dan kelas kontrol adalah kelas X-TOI 2 yang pembelajarannya tanpa menggunakan modul berbasis Learning Cycle 5-E. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen perlakuan dan instrumen pengukuran. Analisis data penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik berupa uji-t dengan taraf signifikansi 945 0 05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan model pembelajaran pada siswa yang dibelajarkan dengan modul pembelajaran berbasis Learning Cycle 5-E sebesar 100% dan siswa yang dibelajarkan tanpa modul pembelajaran berbasis Learning Cycle 5-E sebesar 98 75% dengan kriteria sudah terlaksana dengan sangat baik (2) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan modul berbasis Learning Cycle 5-E dan siswa yang dibelajarkan tanpa modul.