Tesis
Hubungan bakat mekanik, Prakerin dan persepsi terhadap kinerja guru dengan pencapaian kompetensi siswa SMK / Mojibur Rohman
Abstrak
Rohman Mojibur. 2014. Hubungan Bakat Mekanik Prakerin dan Persepsi Terhadap Kinerja Guru dengan Pencapaian Kompetensi Siswa SMK. Tesis. Program Studi Pendidikan Kejuruan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Syarif Suhartadi M.Pd (II) Dr. Tuwoso M.P. Kata kunci bakat mekanik Prakerin persepsi terhadap kinerja guru kompetensi siswa. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi pencapaian kompetensi siswa SMK dalam pembelajaran yang secara garis besar dibedakan menjadi faktor eksternal dan faktor internal. Faktor tersebut antara lain bakat mekanik Prakerin dan juga kinerja guru. Salah satu cara untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa adalah dengan pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bakat mekanik Prakerin dan persepsi terhadap kinerja guru dengan kompetensi siswa SMK Kompetensi Keahlian TKR di Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan rancangan deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian adalah siswa SMK Kompetensi Keahlian TKR di Kabupaten Bangkalan sebanyak 100 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes angket dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara bakat mekanik Pakerin dan persepsi terhadap kinerja guru dengan kompetensi siswa SMK Kompetensi Keahlian TKR. Hal tersebut ditunjukkan dengan koefisien korelasi antara bakat mekanik dengan kompetensi siswa sebesar 0 560 dan berada pada kategori hubungan cukup kuat. Koefisien korelasi antara Prakerin dengan kompetensi siswa sebesar 0 237 dan berada pada kategori hubungan rendah. Koefisien korelasi antara persepsi siswa tentang kinerja mengajar guru dengan kompetensi siswa sebesar 0 462 dan berada pada kategori hubungan cukup kuat. Koefisien korelasi berganda antara bakat mekanik Prakerin dan persepsi terhadap kinerja guru dengan kompetensi siswa sebesar 0 781 dan berada pada kategori hubungan kuat. Sumbangan efektif dari ketiga variabel bebas terhadap variabel terikat adalah sebesar 59 79% yang artinya 40 21% sisanya dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti seperti motivasi belajar kelengkapan sarana prasarana lingkungan sekolah dukungan orang tua ataupun faktor-faktor lain yang juga dapat mempengaruhi pencapaian kompetensi siswa. Berdasarkan hasil penelitian sekolah hendaknya dapat melakukan tes bakat mekanik pada saat penerimaan siswa baru khususnya pada Kompetensi Keahlian TKR. Prakerin hendaknya dapat dilakukan dengan perencanaan pelaksanaan dan evaluasi yang baik agar mendapatkan hasil yang maksimal. Guru sebagai tenaga profesional dituntut untuk mampu meningkatkan kinerja mengajarnya sehingga siswa dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Dengan demikian pencapaian kompetensi siswa pada saat pelaksanaan UKK juga akan optimal.