Skripsi
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi Earning Response Coefficient (ERC) studi empiris pada perusahaan real estate & property yang terdaftar di BE periode 2010-2012 / Yulia Ismawati
Abstrak
Ismawati Yulia. 2014. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Earnings Response Coefficient (ERC) Studi Empiris pada Perusahaan Real Estate dan Property yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012. Pembimbing (I) Yuli Widi Astuti S.E. M.Si. Ak. (II) Eka Ananta Sidharta S.E. Ak. M.M Ak. Kata kunci persistensi laba struktur modal risiko sistematis kesempatan bertumbuh ukuran perusahaan corporate social responsibility. 12288 12288 12288 12288 Laporan keuangan merupakan media bagi perusahaan untuk memberikan informasi penting yang diberikan oleh perusahaan kepada publik khususnya bagi pihak yang menggunakan laporan keuangan untuk tujuan pengambilan keputusan.Salah satu informasi yang terdapat di dalam laporan keuangan adalah informasi mengenai laba perusahaan.Laba yang berhasil dicapai oleh suatu perusahaan merupakan salah satu ukuran kinerja dan bahan pertimbangan oleh para investor maupun kreditor dalam pengambilan keputusan untuk melakukan investasi atau memberikan tambahan kredit. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi earnings response coefficient yaitu persistensi laba struktur modal risiko sistematis kesempatan bertumbuh ukuran perusahaan dan CSR.Penelitian dilakukan menggunakan analisis faktor dengan menggunakan sampel perusahaan Real Estate dan Property yang terdaftar di BEI 2010-2012. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa enam variabel hanya menghasilkan 2 faktor besar yang diberi nama faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal terdiri dari variabel struktur modal risiko sistematis dan ukuran perusahaan.Sedangkan faktor internal terdiri dari variabel persisyensi laba kesmepatan bertumbuh dan CSR.Hasil uji KMO and Bartlett smenunjukkan hasil sebesar 0.526 artinya analisis faktor sudah tepat untuk menganalisis data dalam penelitian ini.Kemudian uji Anti-image Matrix menunjukkan nilai Measures of Sampling Adequency (MSA) masing-masing variabel sebesar 0.549 (X1) 0.504(X2) 0.572 (X3) 0.621 (X4) 0.502 (X5) dan 0.517 (X6) karena lebih dari 0.5 variabel-variabel ini sudah layak untuk dianalisis.Menurut uji matriks komponen menghasilkan dua faktor. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel-variabel lain dan juga sebaiknya dilakukan dalam rentang waktu yang lebih lama dari penelitian ini dan memperbanyak perusahaan yang akan dijadikan sampel. 12288 12288 12288 12288