Skripsi
Penggunaan media pembelajaran Movie Maker (video) dalam upaya peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas X Administrasi Perkantoran SMK Wisnuwardhana Malang / Arisjatun Annisa
Abstrak
Annisa Arisjatun. 2014. Penggunaan Media Pembelajaran Movie Maker (Video) dalam upaya Peningkatan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas X Administrasi Perkantoran SMK Wisnuwardhana Malang. Skripsi Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Kt. Diara Astawa SH M.Si (II) Dra. Arbaiyah Prantiasih M.Si. Kata kunci Media pembelajaran Movie Maker (Video) peningkatan minat belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) 12288 12288 12288 12288 Media pembelajaran merupakan salah satu bagian dari komponen pembelajaran. Program Windows MovieMaker adalah salah satu software yang memberikan kemudahan bagi kita untuk mengolah atau mengedit video. Windows Movie Maker adalah software video editing grafis yang dibuat oleh Microsoft. Penggunaan media pembelajaran Movie Maker (Video) sangat berguna untuk merangsang minat belajar siswa sehingga siswa merasa tertarik dan akan lbih mudah dalam memahami materi yang akan diajarkan. Mata Pelajaran PPKn merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas terampil dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945. Pembelajaran PPKn masih didominasi dengan metode ceramah saja yang dianggap kurang menarik dan mengurangi minat belajar siswa. Dengan menggunakan media pembelajaran movie maker (video) ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn. 12288 12288 12288 12288 Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis (1) rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran movie maker (video) di kelas X APk SMK Wisnuwardhana Malang (2) pelaksanaan pembelajaran PPkn dengan menggunakan media pembelajaran movie maker (video) di kelas X APk SMK Wisnuwardhana Malang (3) peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran PPKn dengan menggunakan media pembelajaran movie maker (video) di kelas X APk SMK Wisnuwardhana Malang (4) kendala dalam pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran PPKn dengan menggunakan media pembelajaran movie maker (video). 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian dilakukan di SMK Wisnuwardhana Malang yang bertempat di jalan Danau Sentani No. 99 Kota Malang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara observasi dan tes. 12288 12288 12288 12288 Analisis dalam penelitian ini didasarkan dari data pengisian hasil post test digunakan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar pada siswa kelas X APk SMK Wisnuwardhana Malang setelah menggunakan media pembelajaran movie maker (video) pengisian lembar observasi digunakan untuk mengetahui kegiatan belajar mengajar saat menggunakan media pembelajaran movie maker (video) dan wawancara digunakan untuk mengetahui minat belajar siswa kelas X APk SMK Wisnuwardhana Malang 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) Rencana pelaksanaan pembelajaran menggunakan media pembelajaran movie maker (video) di kelas X Apk SMK Wisnuwardhana Malang dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2014 pada siklus II setiap siklus 2 kali pertemuan. Temuan penelitian yaitu (a) peneliti harus bisa menyesuaikan materi yang akan disampaikan dengan gambar yang akan dibuat untuk movie maker (video) dan (b) movie maker sudah tersedia pada program Microsoft sehingga semua orang bisa menggunakan media pembelajaran tersebut (2) Pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran PPKn dengan menggunakan media pembelajaran movie maker (video) di kelas X Apk SMK Wisnuwardhana Malang berjalan lancar sesuai rencana pelaksanaan pembelajaraan walaupun ada kendala tetapi guru dapat memecahkan masalah tersebut. Hasil penilaian post test siswa pada siklus I siswa yang tuntas 13 (54.16%) siswa dan 11 (45.84%) siswa yang belum tuntas pada siklus II terdapat 20 (83.33%) siswa yang tuntas dan 4 (16.67%)siswa yang belum tuntas (3) Penggunaan media pembelajaran movie maker (video) pada mata pelajaran PPKn dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas X APk SMK Wisnuwardhana Malang dan (4) Kendala saat pelaksanaan pembelajaran PPKn dengan menggunakan media pembelajaran movie maker (video) di kelas X APk SMK Wisnuwardhana Malang adalah kendala sarana prasarana (fasilitas) dan kendala listrik yang padam tetapi peneliti bisa mengatasi tersebut. 12288 12288 12288 12288 Saran yang dapat dikemukakan dalam penelitian ini adalah (1) Guru mata pelajaran PPKn dapat menggunakan variasi pembelajaran sehingga pada saat proses belajar mengajar pada mata pelajaran PPKn siswa tidak mudah bosan salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran movie maker (video) (2) Siswa seharusnya tidah meremehkan semua mata pelajaran dan tidak menganggap remeh mata pelajaran PPKn dan (3) Penggunaan media pembelajaran movie maker (video) hendaknya diterapkan pada materi pembelajaran yang menuntut siswa untuk meningkatkan minat belajar siswa pada semua mata pelajaran.