Skripsi
Penerapan pembelajaran berbasis konsep generalisasi, dan isu sosial untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran ekonomi kelas X IS-2 SMA Negeri 5 Malang / Iva Aulya Rachmi
Abstrak
ABSTRAK Rachmi Iva Aulya. 2014. Penerapan Pembelajaran Berbasis Konsep Generalisasi dan Isu Sosial untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X IS-1 SMA Negeri 5 Malang. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hari Wahyono M.Pd (II) Drs.Prih Hardinto M.Si. Kata Kunci Pembelajaran Konsep Generalisasi Isu Sosial Pemahaman. Pemahaman dasar yang dimiliki oleh siswa yang diperolehnya dari berbagai pengalaman maupun aktifitas akan membentuk bagaimana siswa menerima pengetahuan-pengetahuan baru. Pada proses belajar siswa di kelas terdapat kendala bahwa kurangnya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang diberikan oleh guru yang diakibatkan penjelasan terlalu mengandalkan konsep-konsep yang ada dalam materi dilanjutkan dengan pemberian tugas dari LKS atau browsing melalui internet. Padahal siswa juga harus mampu memberikan analisis terhadap permasalahan atau isu sosial yang berkembang dalam masyarakat serta memberikan kesimpulan dari hasil tersebut. Selain itu metode yang digunakan lebih sering dengan ceramah dan penugasan sehingga menjadikan suasana kelas menjadi teacher centered. Siswa menjadi kurang terbimbing dalam mengeksplorasi pengetahuannya yang didasarkan pada pola pikir siswa dan dekat dengan kehidupan siswa. Berdasarkan permasalahan ini peneliti melakukan upaya perbaikan dengan menerapkan pembelajaran gabungan dari konsep generalisasi dan isu sosial diharapkan dapat membuat siswa aktif mengamati sambil mendengarkan mencoba dan mempraktekkan sedangkan guru secara aktif membimbing siswa agar tidak mengalami kesulitan belajar dalam meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan. Upaya perbaikan permasalahan melalui penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui 2 siklus dengan tahapan dari setiap siklusnya adalah perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Setiap siklus melibatkan pendekatan saintifik di kurikulum 2013 yang meliputi mengamati mencoba menanya mengasosiasikan dan mengkomunikasikan. Sedangkan penerapan pembelajaran dengan menekankan konsep generalisasi dan isu sosial dalam menyampaikan materi yang diajarkan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari guru (observer) dan siswa melalui observasi tes dokumentasi catatan lapangan dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari data pra siklus diperoleh nilai rata-rata tes kognitif dan nilai afektif siswa sebesar 77 18% sedangkan data dari hasil penelitian siklus I sampai siklus II diperoleh data bahwa pemahaman siswa mengalami peningkatan secara signifikan dari pembelajaran sebelumnya yaitu sebesar 77 77% pada siklus I dan 82 12% pada siklus II. Hal Ini membuktikan bahwa dengan penerapan pembelajaran berbasis konsep generalisasi dan isu sosial berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran ekonomi materi bank Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) bank sentral dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu hasil angket siswa setelah dilakukannya kedua siklus menunjukkan siswa menjadi semangat dalam mengikuti pelajaran berusaha bekerja kreatif konsep yang diperolehnya dapat dikembangkan secara umum (generalisasi) untuk menganalisis isu-isu sosial dan lebih mudah dalam memahami materi ekonomi. Berdasarkan penelitian ini saran yang dapat diberikan kepada pihak-pihak terkait yaitu kepada praktisi pendidikan (guru) hendaknya dapat menerapkan pembelajaran ini tidak hanya pada mata pelajaran ekonomi khususnya materi perbankkan. Bagi lembaga sekolah dapat menjadi bahan untuk mengembangkan penelitian ini baik sebagai penelitian lanjutan maupun penelitian lain sehingga memudahkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Diharapkan bagi peneliti lain dapat melanjutkan penelitian dengan menerapkan pembelajaran berbasis konsep generalisasi dan isu sosial untuk materi yang lain.