Skripsi
Peranan industri kecil mebel terhadap perekonomian lokal (studi kasus industri kecil mebel di Kelurahan Bukir Kota Pasuruan) / Ageng Cahyono
Abstrak
Cahyono Ageng. 2014. Peranan Industri Mebel Terhadap Perekonomian Lokal (Studi Kasus Industri Kecil Mebel di Kelurahan Bukir Kota Pasuruan). Skripsi Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nasikh S.E. M.P. M.Pd. (II) Thomas Soseco S.E. M.Sc. Kata Kunci industri kecil pengrajin mebel tenaga kerja Kelurahan Bukir perekonomian lokal. Industri mebel merupakan motor penggerak roda perekonomian masyarakat di Kelurahan Bukir Kota Pasuruan. Unit unit usaha ini semakin eksis keberadaannya dengan terpilihnya Kelurahan Bukir sebagai sentra industri mebel di Kota Pasuruan. Seiring perkembangannya ternyata masih terdapat permasalahan internal maupun eksternal yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya IKM mebel di Bukir ini. Sehingga perlu diteliti lebih mendalam mengenai faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan IKM mebel yang selanjutnya dapat diketahui apa saja peranan IKM mebel terhadap perekonomian lokal. Penelitian ini dilakukan di Kantor Kelurahan Bukir Kantor Diskoperindag Kota Pasuruan dan lokasi usaha terpilih IKM mebel di Kelurahan Bukir selama lebih kurang dua bulan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara yang ditujukan kepada Lurah Bukir Kepala Bidang Industri Kimia Agro dan Hasil Hutan (IKAHH) Kantor Disperindag Kota Pasuruan dan beberapa pelaku usaha industri kecil mebel di Kelurahan Bukir. Hasil penelitian ini adalah Pertama perkembangan industri mebel relatif lebih baik setelah didirikannya UPT Pasar Mebel Bukir dapat dibuktikan dengan pemasaran hasil produksi yang bisa mencapai pasar internasional. Kedua terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan IKM mebel antara lain modal kemampuan pengelolaan keuangan dan peran pemerintah. Terdapat partisipasi aktif dari pengusaha mebel terhadap beberapa program yang dijalankan pemerintah namun juga terdapat beberapa program yang tidak terlalu diminati karena dianggap tidak terlalu memberikan dampak positif terhadap usahanya. Ketiga peranan IKM mebel terhadap perekonomian lokal terletak pada penyerapan tenaga kerja dan berkembangnya usaha usaha pendukung IKM mebel yang terdiri dari sektor formal dan sektor informal.