Skripsi
Pengembangan media animasi berbasis video \"Mameshiba\" untuk keterampilan menyimak pada pembelajaran bahasa Jerman kelas XI Bahasa SMAN 1 Lawang / Rizky Adhyka Permatasari
Abstrak
Permatasari Rizky Adhyka. 2014. Pengembangan Media Animasi Berbasis Video Mameshiba untuk Keterampilan Menyimak pada Pembelajaran Bahasa Jerman Kelas XI Bahasa SMAN 1 Lawang. Skripsi Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Deddy Kurniawan S.Pd. M.A. (2) M. Kharis S.Pd. M.Hum. Kata kunci media animasi Mameshiba menyimak bahasa Jerman. Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa asing yang diajarkan di Indonesia untuk tingkatan SMA/sederajat termasuk SMAN 1 Lawang. Berdasarkan hasil pra penelitian yang telah dilakukan siswa kelas XI Bahasa masih mengalami kesulitan dalam kegiatan menyimak. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil rata-rata tes menyimak siswa sebesar 68. Nilai tersebut kurang dari SKM yang ditentukan oleh sekolah. Sebanyak 88% siswa juga menyatakan bahwa saat kegiatan menyimak tidak pernah mendapatkan media pembelajaran yang bervariasi. Hal tersebut menyebabkan siswa kurang termotivasi dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu penulis perlu mengembangkan media pembelajaran berbasis video animasi untuk membantu siswa dalam kegiatan menyimak. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE. Secara garis besar langkah penelitian dan pengembangan yang dilakukan terdiri dari lima tahap (1) analysis (2) design (3) development (4) implementation (5) evaluation. Dalam penelitian ini hasil pengembangan diperoleh dari angket yang disebar kepada subjek validasi dan subjek uji coba. Subjek validasi yaitu ahli media dan ahli materi sedangkan subjek uji coba adalah siswa kelas XI Bahasa. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan pendapat ahli media media yang dikembangkan mendapatkan skor 89 2% sedangkan perolehan skor dari ahli materi 80% dan perolehan skor dari uji coba kelompok adalah 78 7%. Secara keseluruhan hasil rata-rata validasi adalah 82 6% dengan demikian media pembelajaran tersebut dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran bahasa Jerman untuk keterampilan menyimak.