UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pola keruangan kebudayaan using Banyuwangi ditinjau dari pendekatan geospasial / Adita Taufik Widianto

Widianto, Adita Taufik - Nama Orang;

Abstrak
Widianto Adita Taufik. 2014. Pola Keruangan Kebudayaan Using Banyuwangi Ditinjau dari Pendekatan Geospasial. Skripsi Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu M.Si (II) Drs. Mustofa. M.Pd Kata Kunci kebudayaan using pola keruangan etnik using Kebudayaan Using merupakan hasil reproduksi sosial khas masyarakat Kabupaten Banyuwangi. Bentuk-bentuk produk kebudayaan Using tidak dapat dijumpai di wilayah selain Kabupaten Banyuwangi. Selain terbatas produk-produk kebudayaan Using bersifat unik. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan terkait letak geografis Kabupaten Banyuwangi yang seharusnya ikut menjadi bagian dalam kebudayaan Jawa. Berkaitan dengan hal itu diperlukan pembahasan mengenai kebudayaan Using tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup pola keruangan dan pemetaan kebudayaan using. Adapun objek penelitian diambil dari unsur-unsur kebudayaan yakni bahasa dan kesenian. Kedua unsur kebudayaan tersebut akan di identifikasi lalu di petakan sehingga ditemukan pola keruangannya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Data-data penelitian ini adalah posisi keberadaan penutur bahasa Using sanggar dan kelompok kesenian using di Banyuwangi. Data tersebut akan dilengkapi dengan wawancara pada responden terpilih untuk memperkuat hasil analisa. Metode pengumpulan data adalah dengan melakukan audiensi pada beberapa instansi survey dan wawancara pada pelaku budaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa etnik Using tidak tersebar merata keseluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Hal ini berpengaruh pada eksistensi bahasa dan kesenian Using. Pada unsur bahasa murid SD dan SMP dianggap sebagai representasi penutur bahasa Using. Hal ini disebabkan oleh dinamisnya penggunaan bahasa di Banyuwangi. Pada unsur kesenian ditemukan 530 kelompok kesenian dan sanggar yang terbagi ke dalam 27 jenis kesenian (kecuali sanggar). Namun setelah dilakukan pemilahan dari jumlah tersebut hanya 160 kelompok yang terbagi ke dalam delapan jenis kesenian saja yang memiliki karakter asli Using. Selanjutnya ketika dilakukan pemetaan wilayah-wilayah yang banyak memiliki penutur bahasa Using bukanlah wilayah-wilayah yang teritorialnya luas melainkan wilayah-wilayah yang memiliki banyak sekolah. Sedangkan pada kesenian pola keruangan menunjukan terjadi difusi relokasi dari daerah asal basis etnik Using ke wilayah yang dominan non Using.


Informasi Detail
DDC
Rs 306.4095982 WID p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Geografi, 2014.
Deskripsi Fisik
ix, 111 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03722/KI/14
Edisi
Skripsi (Sarjana) -- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. KEBUDAYAAN USING
Pembimbing
1. Yuswanti Ariani; 2. Mustofa
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik