Skripsi
Pengembangan multimedia pembelajaraninteraktif pada materi larutan asam basa kelas XI SMA / Indah Adhistyanti
Abstrak
Adhistyanti Indah. 2014. Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Pada Materi Larutan Asam Basa Kelas XI SMA. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Munzil M.Si. (II) Oktavia Sulistina S.Pd M.Pd. Kata Kunci Multimedia Larutan Asam Basa 12288 12288 12288 12288 Penyebab kegagalan dalam belajar kimia karena tidak bisa memahami konsep kimia. Konsep kimia mencakup 3 aspek yaitu makroskopis mikroskopis dan simbolik. Salah satu materi kimia yang mencakup 3 aspek tersebut yaitu larutan asam basa. Aspek makroskopis yaitu peserta didik dapat melihat perubahan yang terjadi pada larutan indikator asam basa pada kondisi asam atau basa untuk menjelaskan bagaimana terjadinya perubahan warna tersebut dan penentuan asam basa menurut para ahli memerlukan adanya gambaran mikroskopis. Penggunaan bahasa dalam kimia dapat disajikan melalui aspek simbolik. Peserta didik harus mempelajari ke tiga aspek untuk mendapatkan pemahaman konsep kimia secara utuh. Untuk membantu peserta didik mengatasi masalah ini diperlukan adanya media pembelajaran yang mencakup 3 aspek yaitu multimedia pembelajaran interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif pada materi larutan asam basa yang layak sebagai multimedia pembelajaran. 12288 12288 12288 12288 Metode penelitian pengembangan yang digunakan yaitu 4-D yang terdiri dari define (pendahuluan) design (perancangan desain) develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Pada penelitian pengembangan ini tahap disseminate tidak dilakukan. Validasi yang dilakukan dari segi media dan segi materi untuk mengetahui tingkat kelayakan media yang telah dihasilkan. Pelaksanaan validasi ini dilakukan 2 tahapan yaitu validasi media dan materi oleh dosen Kimia kemudian validasi materi oleh guru SMA Negeri 9 Malang dan guru SMA Negeri 10 Malang. Pelaksanaan uji coba keterbacaan dilakukan kepada 10 orang peserta didik SMA Negeri 10 Malang. Kriteria persentase kelayakan pada angket validator dan uji coba terbatas pada angket dengan skala likert 1-5 yaitu 0-20% tidak layak 21-40% kurang layak 41-60% cukup layak 61-80% layak 81-100% sangat layak. 12288 12288 12288 12288 Multimedia pembelajaran yang dikembangkan memiliki karakteristik yaitu (1) alur pembelajaran non linear (2) aspek makroskopis dijelaskan dalam bentuk video (3) aspek mikroskopis dijelaskan dalam bentuk animasi (4) aspek simbolik disajikan dalam bentuk teks dan grafik (5) terdapat berbagai macam tipe soal dalam evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi isi media 75 4% dengan kriteria layak validasi isi materi 89 4% dengan kriteria sangat layak. Uji coba keterbacaan memperoleh nilai 80 5% dengan kriteria sangat layak.