Skripsi
Pengembangan bahan ajar ikatan kimia kurikulum 2013 berbasis inkuiri terbimbing untuk SMA kelas X / Nafisa Ema Muthaharoh
Abstrak
Muthaharoh Nafisa E. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Ikatan Kimia Kurikulum 2013 Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Siswa SMA Kelas X. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Muntholib S.Pd. M.Si. (II) Drs. Ida Bagus Suryadharma M.S. Kata kunci bahan ajar inkuiri terbimbing ikatan kimia 12288 12288 12288 12288 Pendidikan merupakan pondasi untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas dan sumber daya manusia. Oleh karena itu sudah selayaknya pembangunan dibidang pendidikan menjadi program utama. Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia dilakukan dengan berbagai upaya salah satunya adalah penyempurnaan kurikulum. Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di mana Kurikulum ini menekankan keaktifan siswa dalam mengkonstruk pengetahuan melalui tahapan-tahapan ilmiah. Bahan ajar merupakan salah satu alat untuk memfasilitasi siswa dalam menemukan serta mengkonstruk pengetahuan. Bahan ajar disusun untuk memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum. Penelitian pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengetahui kelayakan bahan ajar materi ikatan kimia Kurikulum 2013 berbasis inkuiri terbimbing untuk siswa SMA kelas X. 12288 12288 12288 12288 Pengembangan bahan ajar ini menggunakan model pengembangan 3D yang diadaptasi dari Four-D Model (Model 4D) yang terdiri atas 3 tahap yaitu define (membatasi) design (merancang) dan develop (mengembangkan). Dalam tahap membatasi dilakukan penetapan tujuan dan pembatasan mengenai bahan ajar yang akan dikembangkan. Dilanjutkan dengan tahapan merancang yakni pembuatan bahan ajar. Bahan ajar yang telah dirancang kemudian dikembangkan sampai menghasilkan produk akhir bahan ajar setelah melalui revisi berdasarkan masukan pembimbing dan masukan para pakar ahli/praktisi. Bahan ajar divalidasi oleh validator ahli dengan rincian satu orang Dosen dan tiga orang guru kimia SMA. Hasil pengembangan berupa bahan ajar ikatan kimia Kurikulum 2013 berbasis inkuiri terbimbing. Langkah-langkah dalam bahan ajar mengacu pada langkah pembelajaran inkuiri terbimbing yaitu pendahuluan masalah hipotesis kegiatan (prosedur dan analisis) dan kesimpulan. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa semua validator memberi penilaian di atas batas kelayakan. Pada angket penilaian uji kelayakan bahan ajar terdapat tiga aspek penilaian yaitu isi dan penyajian kebahasaan dan tata letak bahan ajar. Bahan ajar yang dikembangkan diuji oleh satu orang Dosen kimia Universitas Negeri Malang dan tiga orang guru kimia SMAN 1 Tumpang. Rincian hasil uji kelayakan rata-rata keempat validator pada masing-masing aspek secara berturut-turut yaitu 75 45% 72 5% dan 84%. Sehingga diperoleh rata-rata hasil uji kelayakan bahan ajar dari keempat validator sebesar 77 2% dengan kriteria layak.