UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMAN 1 Batu / Ika Nusawidya

Nusawidya, Ika - Nama Orang;

Abstrak
Nusawidya Ika. 2014. Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMAN 1 Batu. Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sumarjono M.Pd (II) Dr. Sentot Kusairi M.Si. Kata Kunci model PBL kemampuan berpikir kritis 12288 12288 12288 12288 Kemampuan berpikir kritis penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran fisika. Seseorang yang berpikir kritis akan cenderung untuk memecahkan masalah dengan baik. Dalam upaya untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa diperlukan proses pembelajaran yang tepat. Model PBL merupakan model pembelajaran yang diduga dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Model PBL terdiri atas beberapa tahapan yaitu memberikan orientasi tentang permasalahannya pada siswa mengorganisasikan siswa untuk belajar membimbing penyelidikan yang dilakukan siswa secara individual maupun kelompok mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya dan menganalisis serta mengevaluasi proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model PBL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. 12288 12288 12288 12288 Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Rancangan penelitian adalah eksperimen semu dan desain penelitian yang digunakan adalah posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMAN 1 Batu yang terdiri dari lima kelas sedangkan sampelnya adalah kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Setiap kelas yang menjadi sampel penelitian memiliki jumlah siswa yang berbeda. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen perlakuan berupa silabus RPP dan LKS dan instrumen pengukuran berupa tes kemampuan berpikir kritis. Instrument tes terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitas. Uji hipotesis menggunakan uji-t. Sebelum uji hipotesis dilakukan uji normalitas dengan uji Kolmogorov-Smirnov (uji K-S) dan uji homogenitas menggunakan uji Homogenity of Variances. Berdasarkan skor rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelompok siswa yang belajar dengan model PBL memiliki skor rata-rata kemampuan berpikir kritis lebih tinggi daripada kelompok siswa yang belajar secara konvensional yaitu 87 38 76 60. Hal ini berarti model PBL berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model PBL dan siswa yang belajar dengan cara konvensional.


Informasi Detail
DDC
Rs 530.07 NUS p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Fisika, 2014.
Deskripsi Fisik
viii, 112 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03841/KI/14
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. FISIKA - MODEL PEMBELAJARAN
Pembimbing
1. Sumarjono ; 2. Sentot Kusairi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik