Skripsi
Analisis desain batik Kenongorejo motif bunga kenanga di sentra batik \"Barokah\", Pilangkenceng, Kabupaten Madiun / Kiki Machrika Mayang
Abstrak
Mayang Kiki Machrika. 2014. Analisis Desain Batik Kenongorejo Motif Bunga Kenanga di Sentra Batik Barokah Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Ida Siti Herawati M.Pd (2) Drs. AAG Rai Arimbawa M.Sn Kata Kunci Batik Kenongorejo Kenanga Budaya Madiun. 12288 12288 12288 12288 12288 Batik adalah warisan kebudayaan bangsa yang telah ada sejak masa Majapahit sekitar abad ke-XVII. Pada tahun 2009 UNESCO telah menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Dan sejak saat itu batik terus mengalami perkemnangan baik dari aspek motif maupun pengaplikasian. Begitu pula dengan batik Kenongorejo yaitu batik khas Kabupaten Madiun. Batik ini memiliki motif khas salah satunya adalah bunga Kenanga. Saat ini motif batik Kenongorejo dengan bentuk khas bunga Kenanga berkembang pesat dan menghasilkan ratusan motif batik. 12288 12288 12288 12288 12288 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui desain motif bunga Kenanga yang berkembang pada batik Kenongorejo. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan untuk mengumpulkan datanya mengambil 23 motif dengan menggunakan metode dokumentasi dan observasi. Subyek dalam penelitian ini adalah batik Kenongorejo itu sendiri. Analisis yang digunakan adalah deskripsi bentuk. Penelitian dilakukan di sentra industri batik Barokah milik Bapak Subiono di jl. Sidoluhur no. 320 Desa Kenongorejo Pilangkenceng Kabupaten Madiun. 12288 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian yang dilakukan di sentra industri batik BAROKAH ini menunjukkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 20 bentuk bunga Kenanga yang telah diterapkan pada batik Kenongorejo ini. Masing-masing bentuk memiliki perbedaan satu sama lain. Perbedaan tersebut diklasifikasikan menjadi 3 yaitu menurut fungsi bentuk dan pengubahan bentuk. Menurut fungsinya 1) Bunga Kenanga sebagai ornamen utama 2) Bunga Kenanga sebagai ornamen pendukung. Menurut bentuknya bunga Kenanga dibedakan menurut 1) Jumlah mahkota 2) Bentuk mahkota 3) Ada tidaknya bakal biji 4) Kelopak. Sedangkan untuk pengubahan bentuk bunga Kenanga banyak mengalami 1) Stilasi 2) Deformasi 3) Transformasi. 12288 12288 12288 12288 12288 Dari hasil penelitian ini dapat disarankan 1) Pengrajin diharapkan lebih mengasah kemampuan untuk mengembangkan perbendaharaan motif bunga Kenanga 2) Pemilik usaha batik Kenongorejo diharapkan pelatihan dan penyuluhan berkala terkait pengembangan motif sehingga memunculkan motif-motif baru 3) Masyarakat Kabupaten Madiun diharapkan berkontribusi aktif dalam upaya mengembangkan dan memasarkan batik Kenongorejo 4) Mahasiswa Universitas Negeri Malang diharapkan untuk meneliti batik Kenongorejo dari aspek yang lain sehingga batik ini semakin dikenal masyarakat luas.